Tampilkan postingan dengan label Siak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Siak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Januari 2013

Dayun (Segmennews.com)- Tim penyidik Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Siak menyerahkan berkas dugaan korupsi senilai Rp 4300 juta yakni, dana atlet di Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga (Dispersenibudpora) Siak ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

Berkas masih dalam penelitian pihak kejaksaan aat ini berkas tersebut masih diteliti jaksa peneliti di Pidana Khusus (Pidsus) Kejari dan tersangka masih seorang berinisial SPG.

Kapolres Siak, AKBP S.Putut Wicaksono melalui Kasat Reskrim AKP Wisno Wibowo, Rabu (30/1/2013) kepada wartawan membenarkan penyerahan berkas tersebut ke jaksa guna petunjuk dalam proses penyidikan.

"Untuk tahap pertama, kita serahkan berkas dugaan korupsi dana atlet itu ke jaksa untuk diteliti. Nanti berkas diteliti dan kita tunggu petunjuk dari jaksanya," ujar AKP Wisnu.

Diungkapkannya, untuk sementara tersangka masih satu orang berinisial SPG yang menjabat sebagai PPTK.

Sementara itu, Kejari Siak melalui Kasi Pidsus Jendra Firdaus mengaku pihaknya masih mendalami kasus dugaan korupsi tersebut.

"Kita sudah menerima berkasnya dan masih diteliti," ujarnya.

Sementara itu diakui Kasi Pidsus bahwa terkait asus ini tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainnya, tergantung petunjuk jaksa penelitinya.

"Kita lihat saja nanti, karna kasus ini berkasnya baru saja masuk dan baru diteliti jaksa. Tersangkanya bisa saja bertambah dan hal itu tergantung penelitian berkas," ungkap Jendra. (rinto)

Kejari Siak Terima Berkas Dugaan Korupsi dana Atlet Senilai Rp 430 Juta

Dayun ( Segmennews.com )- Tim penyidik Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Siak menyerahkan berkas dugaan korupsi senilai Rp 4300 juta yakni...
Siak (Segmennews.com)- Ratusan pelajar SMA sederajat, Rabu (30/1/13) menggelar ikrar pelopor keselamatan berlalulintas di Mapolres Siak.

Aksi Berbentuk apel untuk berikrar dengan Komandan satuannya dari Satuan Polisi Lalulintas (Satpolantas) Polres Siak AKP Syafril, sementara Inspektur upacaranya Kapolres Siak AKBP S.Putut Wicaksono. Selain itu dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Siak Alfedri, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Irfanuddin, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Zainul Arifin.

Peserta yang ikut dalam apel tersebut terdiri dari pelajar setingkat dengan SMA sederajat yakni berjumlah dari 14 Sekolah yang setingkat SMA dan yang hadir dari 14 sekolah yang ikut hadir hanya 11 sekolah.

Kapolres Siak AKBP Sugeng Putu Wicaksono dalam arahan nya mengatakan, angka kecelakaan Lalu Lintas saat ini menjelma menjadi fenomena yang menakutkan. Hal itu terlihat dari angka kecelakaan yang demikian tinggi di indonesia termasuk di wilayah Kabupaten Siak.

"Hal ini menjadi Dasar di laksanakan gerakan pelopor keselamatan berlalu lintas, dimana gerakan pelopor ini di harapkan menjadi gerakan besar untuk dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan akhirnya dapat meningkatkan angka keselamatan di jalan," terang Kapolres.

Selain itu diungkapkan Kapolres  dari hasil analisa dan evaluasi satuan lalu lintas Polres Siak tahun 2012, kecelakaan lalu lintas yang terjadi sebanyak 268 kasus dengan korban meninggal dunia 83 orang,Luka berat 247 orang,luka ringan 181 orang. Kemudian yang melibatkan para pelajar cukup tinggi yaitu tercatat dalam data kami sebanyak 25 kasus dengan korban meninggal dunia 31 orang luka berat 29 orang dan luka ringan 23 orang.

"Tentu sangat mengkawatirkan kita semua yang mana para pelajar sebagai generasi penerus bangsa harus mengalami nasib tragis di jalan raya dengan akibatnya meninggal dunia,luka berat bahkan mengalami cacat seumur hidup," ujar Kapolres.

Setelah itu, Wabup Siak Alfedri, Kajari Siak,Ketua PN serta para undangan yang hadir memubuhkan tanda tangan di baliho pelopor keselamatan berlalu lintas ,di ikuti para guru dan pelajar. (rinto)

Ratusan siswa SMA di Siak Ikuti Ikrar Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Siak ( Segmennews.com )- Ratusan pelajar SMA sederajat, Rabu (30/1/13) menggelar ikrar pelopor keselamatan berlalulintas di Mapolres Siak....
Bupati Siak (kiri) Ikuti Rakornas di Jakarta
Siak (Segmennews.com)- Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Hotel Puri Agung Grand Sahid Jaya Jakarta, Selasa (29/1/2013).

Rakornas dalam rangka persiapan penyerahan data Penduduk potensial Pemilih Pemilu (DP4) dan Pemantapan Stabilitas Keamanan dan Ketertiban Guna Mendukung Penyelenggaraan Pemilu 2014.

Turut hadir bersama Bupati Siak, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rakhmansyah dan Kepala Kantor Kesbang Politik Kabupaten Siak Yurnalis.

Menurut Bupati, (Rakornas) ini dirasakan sangat penting, karena DP4 merupakan bahan utama bagi KPU untuk diproses lebih lanjut menjadi DPS dan DPT dalam rangkat Pemilihan Umum Tahun 2014, dimana DPT merupakan acuan utama bagi WNI untuk dapat menggunakan hak pilihnya.

DP4 akan diserahkan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah kepada KPU, KPU Provinsi, dan Kabupaten/Walikota secara serentak pada 7 Februari 2013. Penyerahan DP4 dari pemerintah kepada KPU merupakan bagian tahanapan dalam penyelenggaraan Pemilu tahun 2014, oleh karena itu Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah telah berupaya secara sungguh-sungguh untuk mempersiapkan Data Kependudukan dalam bentuk DP4 yang jauh lebih akurat, merupakan perwujudan akuntabilitas dan aktualisasi dari kewajiban dan tanggung jawab moral Pemerintah untuk berperan dalam memperbaiki kualitas penyelenggaraan Pemilu, yang upaya merupakan bagian dari proses penguatan dan pendalaman demokrasi serta upaya mewujudkan tata pemerintahan presidentil yang efektif dalam stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat yang terjaga secara kondusif.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyambut baik adanya penggabungan Rakornas DP4 dan Rakornas Kesbangpol dengan tema DP4 yang akurat dan stabilitas keamanan dan ketertiban Masyarakat yang mantap akan  mendukung suksesnya Pemilu Tahun 2014.

"DP4 yang terjamin akurasinya secara tidak langsung merupakan perwujudan atau manifestasi dari pasal 1 ayat 2 UUD Tahun 1945 yang menyatakan bahwa kedaulatan berada ditangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar. Oleh karena itu penduduk yang sudah memenuhi persyaratan sebagai pemilih Pemilu dan mempunyai hak konstitusional untuk memilih harus tercantum dalam DP4, karena DP4 ini akan dipergunakan oleh KPU sebagai bahan penyusunan DPS yang pada saatnya akan ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT)," jelas Mendagri.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, juga dihadiri Menteri Kesehatan, Menakertrans, Menkominfo, Mentri BUMN, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Keuangan, Kapolri yang diwakili oleh Wakapolri, Ketua KPU, Lembaga Tinggi Negara, Gubernur, Bupati/Walikota, kepala Biro yang membidangi Kependudukan, Kepala Dinas, Provinsim Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kabinda, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota dan Kepala Badan/Kantor Kesbangpol Kabupaten/Kota.

Sebelumnya dilakukan Penyerahan Penghargaan berupa Mobil untuk kategori terbaik I dan II serta Sepeda Motor untuk terbaik III program e-KTP Tahun 2012 oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. (rls)

Bupati Siak Ikuti Rakornas DP4 di Jakarta

Bupati Siak (kiri) Ikuti Rakornas di Jakarta Siak ( Segmennews.com )- Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si mengikuti Rapat Koordinasi Nasi...

Selasa, 29 Januari 2013

Kadri yafis
Siak (Segmennews.com)- lima pelajar SMAN 1 Kecamatan Kotogasib mewakili Kabupaten Siak dan Propinsi Riau mengikuti Klinik Pancasila di Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta.

Mereka adalah yakni Fahmi Amri, Rahayu Eka Putri, Zurneli Kurnia Putri, Safira Amalia Ramadhani dan Indah Stevani, dan Keberangkatan para siswa tersebut dijawalkan Rabu (30/1/13) dan didampingi Kepala Dinas Pendidikan Siak Drs Kadri Yafis MPd, Kepala UPTD Norman dan Kepala sekolah SMAN 1 Kotogasib Dwi Saksono.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Siak Kadri Yafis menjelaskan bahwa, SMAN 1 Kotogasib yang pertama menjadi Pelopor Klinik Pancasila di Riau khususnya. Kabupaten Siak mendapatkan undangan dari MK di Jakarta dimana SMAN 1 Koto Gasib telah melaksanakan Klinik yang akan mengirim lima orang siswanya.

"SMAN 1 Kotogasib, Siak mewakili Provinsi Riau untuk mengikuti klinik pancasila di MK, dan lima pelajar dari sekolah tersebut akan menjadi dokter klinik Pancasila di MK,mereka akan menyampaikan tentang Pancasila. Kita mendapat informasi baru sekolah tersebut yang pertama melaksanakanya," jelas Kadri Yafis.

Selain itu dikatakan Kadri Yafis bahwa, lima pelajar tersebut akan menjadi dokter dan pasien mereka diantaranya dari rektor pertahanan UI,SMAN 21 Jakarta,SMP 7 Jakarta,SMP 216 Jakarta,SMP 101 Jakarta,SMP 193 Jarkarta, SMP 21 Sei Penuh Jambi,SMA 2 Banjar Lampung, SMAN 69 Jakarta dan berapa sekolah lainnya.

Tentunya, undangan tersebut merupakan suatu penghargaan bagi Kabupaten Siak khususnya Provinsi Riau umumnya. (rinto)

Lima Pelajar Siak Dilepas Wakili Riau Ikuti Klinik Pancasila ke MK

Kadri yafis Siak ( Segmennews.com )- lima pelajar SMAN 1 Kecamatan Kotogasib mewakili Kabupaten Siak dan Propinsi Riau mengikuti Klinik ...
Siak (Segmennews.com)- Terkait adanya peraturan Menteri ESDM No 01 Tahun 2013, tentang Pengendalian BBM non Bersubsidi tahun 2013 tersebut dinilai akan terbentur dengan kesiapan teknis didaerah. Setelah jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menggelar rapat, dan hasilnya bahwa Pemkab Siak belum siap menerapkan Mobil Dinas (Mobnas) Pemkab, BUMD, BUMN, dan mobil angkutan.

Hal tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Siak Drs H Syafrilenti M.Si didampingi Kabag Administrasi Perekonomian Setda Kab. Siak Drs HM Arifin, M.Si, Selasa (29/1/13), usai menggelar rapat.

"Pada prinsipnya sebagai bagian dari Pemerintah kita siap mendukung, hanya saja untuk tenggat waktu yang diberikan pada saat sekarang ini menyulitkan kita untuk mengikuti aturan tersebut. Selain itu penganggaran belanja BBM non subsidi pada tahun 2013 ini juga belum dianggarkan. Belum lagi larangan penggunaan BBM Subsidi bagi angkutan barang tertentu dikhawatirkan akan menyebabkan gejolak sosial ekonomi ditengah masyarakat," jelas Syafrilenti.

katanya, sebenarnya pada APBD-P 2012 lalu sudah dianggarkan belanja BBM non Subsidi sebagai langkah antisipasi. Akan tetapi pemberlakuan BBM non subsidi tersebut belum juga diberlakukan.

"Mengingat hingga akhir tahun 2012 belum ada pemberlakuan larangan penggunaan BBM bersubsidi dari Pemerintah Pusat, pada APBD Tahun 2013 ini kembali kita anggarkan untuk BBM bersubsidi," tambahnya.

Selain itu kendala teknis yang menghambat kesiapan daerah dalam penerapan regulasi tersebut dijelaskan Kabag Administrasi Perekonomian Drs HM Arifin M.Si antara lain fasilitas dan infrastruktur pengisian BBM Non Subsidi yang belum siap.

“Penyebaran SPBU di wilayah Kabupaten Siak yang tidak merata, pada SPBU yang ada diKabupaten Siak hanya dapat diperoleh pertamax plus sehingga sulit melaksanakan aturan baru sekaligus pertanggungjawaban penggunaan anggaran, serta belum dianggarkannya belanja BBM Non Subsidi pada APBD 2013," jelas Arifin.

Rapat yang digelar Pemkab Siak tersebut menghasilkan beberapa keputusan antara lain, meminta penundaan pemberlakuan Peraturan Menteri ESDM No 01 Tahun 2013tentang Pengendalian BBM Bersubsidi tahun 2013 melalui Gubernur Riau berdasarkan rapat di Pemprov Riau pada tanggal 28 Januari yang lalu. Menjelang persiapan infrastruktur dan tersedianya fasilitas penunjang di Kabupaten Siak.

Pemkab Siak juga mewacanakan mendorong BUMD maupun pihak swasta membangun SPBU Non Subsidi serta mempersiapkan anggaran pembelian BBM Non Subsidi sebab pada APBD 2013, Pemkab Siak masih memberlakukan anggaran lama. (rls/rinto)

Pemkab Siak Minta Tunda Penerapan BBM Non Subsidi

Siak ( Segmennews.com )- Terkait adanya peraturan Menteri ESDM No 01 Tahun 2013, tentang Pengendalian BBM non Bersubsidi tahun 2013 terseb...

Senin, 28 Januari 2013

Siak (Segmennews.com)- Bupati Siak Syamsuar, Senin (28/1/13) mengikuti rapat kerja pemerintah 2013 diselenggarakan di Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC). Rapat tersebut dipimpin Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY), hal ini membahas antara lain evaluasi kinerja pemerintah 2012 lalu.

Rapat kerja tersebut diawali sambutan Presiden SBY, ia mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh jajaran pemerintah atas kerja sama yang telah dilakukan dalam upaya membangun Indonesia selama ini.

Tiga agenda utama rapat kali ini adalah evaluasi pelaksanaan program kerja 2012 termasuk implementasi dari APBN, upaya untuk menyukseskan program kerja 2013, dan diskusi panel dengan topik meningkatkan sinergi dan kordinasi upaya pencegahan korupsi.

"Mari kita cegah terjadinya tindakan-tindakan korupsi. Kita laksanakan penanggulangan korupsi dengan benar dan tepat," SBY menjelaskan.

Pelaksanaan Rapat Kerja Pemerintah 2013 merupakan agenda tahunan sebagai upaya menyamakan langkah kerja semua unsur pemerintah sehingga program yang dijalankan bisa bersinergi antara satu lembaga dengan lembaga lainnya.

Bupati Siak Syamsuar salah satu kepala daerah yang hadir diundang dalam rapat tersebut, menyambut baik atas rapat kerja tahunan yang membahas berbagai permasalahan dan mensinergikan pembangunan daerah serta dapat mengevaluasi kenerja jajarannya di 2012 lalu agar 2013 ini lebih baik lagi.

Rapat kerja yang diikuti oleh seluruh Menteri, pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), Gubernur, dan Bupati/Walikota di seluruh tanah air itu, pada sesi I akan diisi dengan presentasi oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto.

Selanjutnya Menko Perekonomian Hatta Rajasa; Menko Kesra Agung Laksono; dan Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto; dan diakhiri dengan penyerahan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) oleh Mendagri Gamawan Fauzi. (rinto/Adv)



Bupati Siak Ikuti Rapat Kerja Pemerintah 2013 Dengan Presiden RI

Siak ( Segmennews.com )- Bupati Siak Syamsuar, Senin (28/1/13) mengikuti rapat kerja pemerintah 2013 diselenggarakan di Plenary Hall, Jaka...
Siak (Segmennews.com)- Perluasan wilayah yang diwacanakan masyarakat Desa Rantau Bertuah Kecamatan Minas sebagai wujud untuk peningkatan perekonomian, karena saat ini wilayah tersebut ditempati 705 Kepala Keluarga (KK) dengan luas lahan hanya mencapai 75 Hektar (Ha).

Selain itu masyarakat meminta agar dilaksanakannya pelepasan lahan yang saat ini merupakan kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Arara Abadi (AA) dan Hutan penyangga Tahura Sultan Syarif Kasim (SSK).

Menanggapi permasalahan tersebut, Senin (28/1/13), Komisi II diketuai Sunardi menggelar Hearing, hearing tersebut dihadiri langsung Ketua DPRD Kabupaten Siak, Zulfi Mursal selain itu juga mendatangkan Asisten I Pemerintah Kabupaten Siak, H. Fauzi Hasni, serta Kabag Pertahanan dan kepala desa Rantau Bertuah beserta beberapa orang masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD, Zulfi Mursal meminta persoalan yang sudah menjadi konflik ini tidak akan dapat diselesaikan dalam waktu cepat. Namun ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui, Asisten I dan Kabag Pertanahan agar dapat menginventaris pokok permasalahan dan administrasi, sebagai bahan dasar bagi pemerintah daerah bersama legislative dan eksekutive melakukan tindakan dilapangan.

"Saya berharap kepada masyarakat, agar dapat membantu pemerintah dalam memberikan data yang akurat dan dapat menahan diri agar permasalahan tidak menjadi konflik yang bergejolak anarkis," terang Zulfi.

Ia juga mengungkapkan akan menyampaikan persoalan ini ke dalam rapat koordinasi antara pemerintah legislative dengan eksekutive.

Disamping itu Asisten I menanggapi pelepasan lahan ini sangat membutuhkan kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat. Baik dalam pemberian data dan tentu juga membutuhkan waktu untuk mensosialisasikannya.

Kepala Desa Rantau Bertuah Misni Purba sangat berharap agar pelepasan ini dapat dilakukan sesuai harapan masyarakat mengingat perluasan daerah dapat membantu perekonomian masyarakat juga.(rinto/hms)

DPRD-Pemkab Hearing, Tuntaskan Konflik Lahan Rantau Bertuah

Siak ( Segmennews.com )- Perluasan wilayah yang diwacanakan masyarakat Desa Rantau Bertuah Kecamatan Minas sebagai wujud untuk peningkatan p...

Rabu, 23 Januari 2013

Bupati Siak, H Syamsuar menandatangani prasasti
Siak (Segmennews.com)- Peresmian gedung baru Kantor Polsek Sungai Mandau, ditandai dengan penandatanganan prasasti, dan pembukaan selubung papan nama di Halaman Mapolsek Sungai Mandau serta penyerahan bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Siak berupa 1 unit mobil dinas Polsek Sungai Mandau dari Bupati Siak kepada Kapolres Siak, Rabu (23/1/2013).

Pembangunan Polsek Sungai Mandau ini menelan dana APBN sebesar 575.626.000 rupiah tipe bangunan 170 1 unit yang pelaksanaannya dikerjakan dari tanggal 12 Juni 2012 selesai tanggal 15 Desember 2012. Sedangkan untuk pembangunan rumah dinas Polsek Sungai Mandau dengan tipe 54 1 unit 2 KK dan  tipe 38 4 KK sebesar 671.405.000,- rupiah juga menggunakan dana APBN.

Bupati Siak H Syamsuar menjelaskan, dengan dibangunnya Kantor Polsek Sungai Mandau ini dapat membantu kelancaran tugas kepolisian dengan baik, dan kepada masyarakat saya menghimbau agar memberikan dukungan penuh untuk berpartisipasi dalam rangka membantu tugas-tugas polisi dalam mengamankan wilayah Sungai Mandau ini.

Lebih lanjut Bupati Siak mengatakan, Pemerintah kabupaten Siak mendukung penuh tugas-tugas pihak kepolisan, untuk tahun ini telah menganggarkan pembangunan kantor Polsek Sabak Auh, Kantor Polsek Koto Gasib dan Kantor Satpol Air melalui dana APBD Kabupaten Siak Tahun 2013.

Selain itu, Bupati juga mengharapkan agar polisi dan masyarakat selalu mewujudkan kerjasama yang konsisten dan berkesinambungan. Hal tersebut dikarenakan terwujudnya kerjasama merupakan tolak ukur dari keberhasilan organisasi Polri pada lini terdepan yaitu Polsek dalam membina masyarakat untuk menciptakan rasa aman di lingkungannya.

"Suasana aman dan keramah tamahan dari masyarkat dan aparat pemerintahan adalah salah satu daya tarik untuk menarik investor lokal maupun asing untuk berinvestasi di daerah kita ini, untuk itu mari kita jaga apa yang sudah kita benah ini bersama-sama," ujar Bupati.

Kapolres Siak AKBP Sugeng Putut Wicaksono, SIK, mengatakan, pembangunan Mapolsek Sungai Mandau ini telah kita perjuangkan sejak dari 3 tahun yang lalu. "Pada awal tahun 2012 yang lalu akan kita bangun tetapi masih ada kendala karena lahan yang akan kita gunakan ternyata adalah milik perusahaan. Kurang lebih seminggu setelah saya berbicara dengan pak camat dan pak Bupati, akhirnya pemerintah daerah kabupaten Siak menghibahkan lahan seluas 1 hektar dan pada akhirya hari ini dapat kita resmikan," kata Kapolsek.

Ia berharap agar fasilitas ini dapat menjadi salah satu media koordinasi dan komunikasi antara Polri dengan Pemerintah serta masyarakat, dalam menciptakan rasa aman yang kondusif, pengayoman serta pelayanan kepada masyarakat, dan juga dapat mengimplementasikan komitmen Polri dalam kesiapan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan konsep dan  tindakan nyata yang terarah.

"Fasilitas yang sudah ada ini dapat dijaga dan dipelihara dengan baik agar dapat memperpanjang usai pakai dari bangunan itu sendiri," katanya.

Hadir pada kesempatan tersebut Kajari Siak Zainul Arifin, Sekda Kab Siak H. Amzar, seluruh Kapolsek se Kabupaten Siak, Camat Sungai Mandau Irwan Kurniawan dan camat Sungai Mandau, Kepala Desa dan tokoh masyarakat kecamatan Sungai Mandau. (rls)

Bupati Siak Hadiri Peresmian Mapolsek Sungai Mandau

Bupati Siak, H Syamsuar menandatangani prasasti Siak ( Segmennews.com )- Peresmian gedung baru Kantor Polsek Sungai Mandau, ditandai den...

Selasa, 22 Januari 2013

Kapolres Siak, S Putut Wicaksono
Siak (Segmennews.com)- Kabupaten Siak tercatat memiliki tingkat kriminalitas peringkat ke-34 se Provinsi Riau. Hal itu tentunya perlu perhatian khusus dari penegak hukum.

Kapolres Siak AKBP, S.Putut Wicaksono menuturkan dengan peringkat ke-3 tertinggi angka kriminalitasnya se-Provinsi Riau dan hal itu tentunya menjadi perhatian khusus.

Salah satu upaya untuk menurunkan angka tersebut, jumlah personil di jajaran Polsek akan diperbanyak dengan mengurangi jumlah personil di Mapolres. Untuk daerah-daerah yang dianggap rawan tingkat kriminalitas yakni di Kecamatan Kandis, Minas, dan Tualang.

"Saat ini Kabupaten Siak ini peringkat 3 tertinggi angka kriminalitas, untuk itu hal ini cukup menjadi perhatian kita dan tidak bisa disembunyikan. Salah satu upaya yang akan kita lakukan yakni memperbanyak jumlah personil di jajaran polsek dan menggencarkan penyuluhan hukum ke masyarakat hingga masuk ke tingkat desa-desa," terang Kapolres Siak.

Selain itu diungkapkan Kapolres bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, untuk mencapai hal itu tentunya akan dilakukan perbaikan-perbaikan khususnya sarana dan prasarana. Untuk tahun 2013 ini, segera dibangun Mapolsek Sungai Apit yang baru, karena Mapolsek saat ini dinilai tidak layak lagi dan perlu bangunan baru, yang mana dana untuk membangun gedung tersebut dari APBN.

"Untuk meningkatkan pelayanan ke pablik, kita perbaiki dahulu sarana dan prasarananya, ditahun ini (2013,red) pihaknya telah mendapatkan bantuan dana dari APBN untuk pembangunan gedung Polsek Sungai Apit yang baru," paparnya.

Selain itu ditambahkannya bahwa saat ini pihaknya mengalami kesulitan untuk pengadaan lahan untuk pembangunan gedung tersebut.

"Dana telah ada, tetapi lahannya belum ada. Untuk itu diharapkan ke Pemkab Siak untuk menyediakan lahan untuk pembangunan gedung tersebut agar pembangunan gedung tersebut secepatnya terealisasi," harap AKBP S.Putut Wicaksono.

Selain itu diungkapkan Kapolres bahwa 2013 ini, pihaknya akan mewaspadai kriminalitas yang terjadi akibat konflik lahan antara perusahaan dengan masyarakat, kecelakaan lalulintas (Lakalantas), dan pengamanan jelang Pemilu Legislatif, Kepala Daerah dan Presiden yang akan berlangsung ditahun ini dan tahun 2014 mendatang. (rinto)

Siak Peringkat 3 Tingkat Kriminal Se-Riau

Kapolres Siak, S Putut Wicaksono Siak (Segmennews.com)- Kabupaten Siak tercatat memiliki tingkat kriminalitas peringkat ke-34 se Provins...

Senin, 21 Januari 2013


SIAK (Segmennews.com)- Sekolah yang menegakkan disiplin diharapkan akan menjadi sekolah yang berkualitas, karena dengan konsep kedisiplinan segala yang telah kita rumuskan sebagai arah perbaikan sekolah menjadi lebih mudah untuk dicapai.

Selain itu kedisiplinan dapat menjadi instrument dalam rangka peningkatan mutu sekolah yang waktu ke waktu dituntut untuk selalu menggambarkan grafik yang menanjak.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Siak Alfedri saat menjadi inspektur upacara di SMKN 1 Minas desa Minas Timur, Senin (21/1/13). Lebih lanjut Alfedri mengatakan salah satu aspek penting di sekolah yang menjadi perhatian adalah bagaimana menciptakan budaya disiplin di kalangan siswa.

Selama berada di lingkungan sekolah siswa hendaknya menampakkan nialai-nilai kedisiplinan yang tercermin melalui perilaku siswa yang sesuai dengan norma, peraturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah.

Wabup Alfedri juga memberikan apresiasi kepada pasukan pengibar bendera yang begitu baik dalam melaksanakan pengibaran bendera, ini semua karena disipilin dan latihan dari pelajar sendiri. Perhatian sekolah yang begitu besar terhadap kedisiplinan siswa tidak lain tujuannya adalah agar siswa mampu belajar hidup dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik yang bermanfaat di lingkungan sekitaranya.

"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak untuk kedepan telah mempersiapkan lapangan pekerjaan baru, salah satunya kawasan industri Tanjung Buton yang nantinya akan membutuhkan tenaga kerja," ungkap Wabup Alfedri.

Dalam kesempatan tersebut Wabup selaku Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Siak mengajak dan menghimbau kepada pelajar agar jangan sekali kali memakai ataupun mengedarkan narkoba.

Pemkab Siak terus berkomitmen memberantas penyalahgunaan narkoba terutama di kalangan generasi muda. Hal ini terkait dengan upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing, sebagai visi pembangunan Kabupaten Siak, harus diawali dengan terwujudnya generasi muda yang berkualitas.

Ditambahkan pula bahwa pemkab. Siak lebih menekankan pada upaya pencegahan terhadap narkoba daripada upaya rehabilitasi korban narkoba, sehingga aktivitas pemberantasan Narkoba diarahkan untuk mencegah masyarakat, khususnya generasi muda dari bahaya narkoba.

"Saya meminta para guru, pendidik, dan pihak sekolah lebih aktif dan kreatif dalam memberikan pengertian kepada peserta didik akan bahaya narkoba," tambah Alfedri.

Ditekankannya kalangan generasi muda, karena penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda semakin marak. Disamping itu BNK Siak juga telah memfasilitasi korban penyalahgunaan narkoba untuk direhabilitasi.

Selain itu kegiatan ini juga diisi oleh penyuluhan langsung oleh tanaga penyuluh dari BNK kabupaten Siak serta penyuluhan dengan pendekatan agama melalui ceramah agama, penyuluhan dari kejaksaan negeri Siak dan dari BNK Siak Sendiri.(rls/rinto)

Wabup Siak Jadi Inspektur Upacara Bendera di SMKN 1 Minas

SIAK ( Segmennews.com )- Sekolah yang menegakkan disiplin diharapkan akan menjadi sekolah yang berkualitas, karena dengan konsep kedisipl...

Rabu, 09 Januari 2013

Zulfi Mursal
Siak (Segmennews.com)- Rabu (9/1/13), Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal, akan melakukan pengecekan dan menanggil Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparsenibudpora) Siak terkait adanya pengakuan para atlet takraw dan pelatihnya tentang pemotongan honor mereka di 2011 lalu.

"Tentunya kita akan cek dulu kebenaran adanya pengakuan tersebut ke dinas terkait," terang Zulfi Mursal.

Selain itu diungkapkan praktisi Partai Amanat Nasional (PAN) Siak ini bahwa, apabila pengakuan pemotongan tersebut benar adanya, ia meminta kepada bupati untuk melakukan penindakan terhadap oknum-oknum yang melakukan tersebut.

"Kalau saat dicek ternyata benar, kita minta kepada bupati untuk segera mengambil tindakan. Dan diharapkan hal ini tidak terjadi lagi," ungkap Zulfi Mursal.

Sebelumnya, Informasi Segmennews.com dilapangan tempat mereka latihan diketahui bahwa, adanya pemotongan honor atlit sepak takraw dan pelatihnya tersebut terjadi di tahuan anggaran 2011 lalu, saat itu PPTK nya dijabat Agus Salim. Besarnya potongan berkisar Rp 500 ribu per atlit dan pelatih, selain itu mereka tidak ada menandatangani tanda terima.

Senin (7/1/13), Seperti yang diungkapkan beberapa pelatih sepak takraw tersebut yakni berinisial RM, AN membenarkan hal tersebut, diakui mereka bahwa honor pelatih disaat 2011 lalu sebesar Rp 1,5 juta dan diduga dipotong Rp 500 ribu. Hal serupa juga dialami para atlit yang berjumlah sekitar 18 atlit.

Honor mereka yang diduga dipotong saat di Sulawesi Tenggara, Kejurnas Pusat Pembinaan Latihan Pelajar (PPLP), terima honor Rp 900 ribu yang seharusnya Rp 1,5 juta. Diantara para atlit yang ikut yakni atlit putri, Ismi, aini, ardianti, nurhayati, juniarti, helsi.

Selain itu di Medan, atlit yang pergi nurhayati, juniarti, helsi, putri, Honor Rp 250 ribu seharusnya Rp 500 ribu. (rinto)

Ketua DPRD Siak Bakal Kroscek Penyunatan Honor Atlit

Zulfi Mursal Siak ( Segmennews.com )- Rabu (9/1/13), Ketua DPRD Siak Zulfi Mursal, akan melakukan pengecekan dan menanggil Dinas Pariwis...
Kegiatan pekerja Gula dan beras yang diduga ilegal
SABA AUH (Segmennews.com)- Diduga dua kapal motor (KM) Alai Jaya dan KM Matador membawa gula dan beras produk Thailand masuk ke Kabupaten Siak secara ilegal, mereka masuk melalui perairan sungai siak dan bersandar serta melakukan aktifitas bongkar muat barangnya di daerah Belading, Kecamatan Saba Auh, Siak.

Pantauan dilapangan, Selasa (8/1/13) di lokasi pembongkaran tersebut melihat aksi mereka, saat itu mereka terlihat santai membongkar gula dan beras ditempat Sutomo alias Atan Belading. Selain itu mereka juga melakukan pergantian karung gula dari bermerk produksi of thailan ke karus gula putih milik PT.Gunung Madu Plantations, Lampung-Indonesia dengan berat 50 Kilogram (Kg).

Keterangan Sutomo alian atan Belading, pemilik pelabuhan atau jembatan dan gudang menuturkan bahwa Gula dan beras tersebut adalah milik salah seorang pengusaha di Pekanbaru berinisial TG, dan ia hanya menerima upah. Dan beberapa orang yang melakukan pembongkaran barang.

"Saya hanya menerima upahnyo bang! Iko punyo orang Pekanbaru namonyo TG," ungkap Atan.

Selain itu ia mengatakan bahwa dirinya mengetahui bahwa barang-barang ini masuk secara ilegal, akan tetapi ia menganggap ini merupakan suatu lapangan pekerjaan untuk masyarakat setempat.

"Walaupun ini masuk ilegal, tapi kami disiko cukup bersukur karano ado tambahan lapangan pekerjaan," tambah Atan.

Anehnya dilain tempat, Camat Sabak Auh Indra Admaja, mengaku tidak mengetahui hal itu dan baru akan melakukan pengecekan.

"Saya tidak tahu disana ada aktifitas itu, dan adanya info itu saya langsung ke sana (Tempat pembongkarang barang diduga ilegal itu,red) dan saya melihatnya langsung dan saya suruh hentikan kalau tidak ada dokumen lengkap," terang Indra Admaja.

Begitu juga dengan Bea dan Cukai Kabupaten Siak melalui Pj Kepala Bea Cukai Siak Ridwan mengaku tidak mengetahui aktiftas adanya bongkar muat barang seludupan tersebut.

"Kita baru tahu setelah wartawan memberikan informasi ke kita. Dan setelah kita selidiki, ternyata memang benar adanya aktifitas bongkar muat barang tersebut di Desa Belading Sabak Auh dan Kayu Ara Sungai Apit," terang Ridwan.

Informasi terkahir, sejak turunnya sejumlah aparat kepolisian, aktifitas Dermaga sempat dihentikan. Hnaya saja, ratusan ton beras dan gula, yang sudah berada di gudang Rice Milling milik Sutomo alias Atan, sudah dikosongkan.

Diduga telah dipindahkan ke gudang lain, atau langsung di kirim ke Pekanbaru. Karena aktifitas bongkar muat beras yang langsung disalin ke karung produksi PR GMP Lampung Indoensia untuk gula dan karung bermerk lainnya untuk beras hanya numpang lewat melalui dermaga rakyat tersebut.

Sementara itu keterangan dari Polres Siak, melalui Kasat Reskrim AKP Wisno Wibowo mengatakan ia tidak tahu tentang adanya praktek bongkar muat barang ilegal tersebut.

"Nihil dari Polsek dan Polair, katanya polair mau Kroscek dengan polair mabes," tukasnya. (rinto)

Gula dan Beras Produk Thailand Masuk di Siak Diduga Ilegal

Kegiatan pekerja Gula dan beras yang diduga ilegal SABA AUH ( Segmennews.com )- Diduga dua kapal motor (KM) Alai Jaya dan KM Matador mem...

Kamis, 03 Januari 2013

Dayun (Segmennews.com)- Kecelakaan renggut nyawa seorang pelajar terjadi di Jalan Lintas Dayun, Rabu (2/1/13), kejadian tersebut diketahui bahwa korban Angga Saputra (16) warga Desa Buana Makmur, Kecamatan Dayun, Siak mengendarai sepeda motor merk Yamaha jenis Vixion tanpa nomor polisi (Nopol) menabrak mobil colt diesel BM 9367 TG yang dikemudikan Rudi (28).

Kejadian kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tersebut terjadi di Jalan Lintas Dayun Kilometer (Km) 53, saat itu korban tengah melaju kencang dari arah datang dari arah dayun menuju perawang mengambil jalan terlalu kekanan, sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) korban menabrak ban belakang sebelah kanan mobil colt diesel tersebut.

Saat itu tubuh tubuh dan kepala korban terbentur kebak mobil colt diesel, sehingga kepala korban pecah. Selain itu korban juga terpental sekitar sejauh 10 meter. Akibat dari kejadian tersebut korban tewas seketika, sementara pengemudi mobil colt diesel tersebut melarikan diri.

Kamis (3/1/13), keterangan Kapolres Siak AKBP S.Putut Wicaksono melalui Kasat Lantas AKP Nurhadi Ismanto membenarkan adanya kejadian tersebut, saat ini pihaknya masih mencari pengemudi mobil dan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

"Sesuai dengan laporan, bahwa Rabu kemarin telah terjadi kecelakaan sepeda motor dengan mobil colt diesel, akibatnya pengendara sepeda motor meninggal dunia ditempat, sementara pengemudi melarikan diri. Saat ini kita masih melakukan proses penyelidikan," terang AKP Nurhadi Ismanto.

Selain itu, Kasat Lantas juga meminta kepada masyarakat agar berhati-hati dalam berkendaraan, selain jalan di Kabupaten Siak lurus dan ada juga beberapa titik yang rusak atau berlobang.

"Kita minta kepada masyarakat agar meningkatkan kehati-hatian dalam berkendaraan, selain itu jalanan banyak yang rusak atau berlobang, sesuai dengan rambu-rambu yang kita pasang dibeberapa titik," himbau AKP Nurhadi Ismanto.(rinto)

Tabrak Colt Diesel, Pengendara Yamaha Vixion Warga Siak Tewas

Dayun ( Segmennews.com )- Kecelakaan renggut nyawa seorang pelajar terjadi di Jalan Lintas Dayun, Rabu (2/1/13), kejadian tersebut diketahui...

Jumat, 28 Desember 2012

Kasi Pidsus Jendra Firdaus
Siak (Segmennews.com)- Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak, Jumat (28/12/12) sekitar pukul 11.00 WIB makukan penahanan terhadap tiga tersangka dugaan korupsi dana APBN dan APBD Siak di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Siak. Penahanan dilakukan setelah berkas mereka dinyatakan lengkap atau P21 dan siap disidangkan.

Tiga tersangka tersebut berinisial BB menjabat sebagai Sekretaris KPUD Siak, ST menjabat Bendahara APBD Siak (dana hibah) dan) sebagai Bendahara APBN dana Pemilihan Legislatif, Pemilihan Presiden, dan Pemilihan Kepala Daerah.

Sementara dugaan kerugian negara akibat ulah para tersangka dari hasil audit BPKP yakni sekitar Rp 300,6 juta, dan itu dilakukan mereka pada tahun 2009 dan 2010 lalu. Saat ini ketiga tersangka tersebut dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Siak.

Kajari Siak, Zainul Arifin melalui Kasi Pidsus Jendra Firdaus usai menitipkan para tersangka di LP Siak bahwa, para tersangka ini berkasnya sudah P 21 dan segera akan disidangkan dalam waktu dekat ini.

"Berkas ketiga tersangka ini sudah P 21, dan saat ini masuk dalam masa penuntutan dipersidangan. Dan untuk tersangka kita lakukan penahanan selama 20 hari proses pelimpahan berkasnya ke Persidangan yang rencananya akan digelar di Pengadilan Negeri Pekanbaru," tukas Jendra.

Selain itu diungkapkan Jendra bahwa, hingga saat ini para tersangka belum mengembalikan kerugian negera sesuai hasil audit.

"Terkait pengembalian kerugian Negara, hingga kini belum ada dilakukan para tersangka," tambahnya.

Diketahui bahwa dalam kasus ini tidak tertutup kemungkinan tersangkanya akan bertambah, hal itu tergantung pada para tersangka dan fakta dipersidangan nantinya. (rinto)

Kejari Tahan Tiga Tersangka Korupsi KPUD Siak

Kasi Pidsus Jendra Firdaus Siak ( Segmennews.com )- Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak, Jumat (28/12/12) sekitar pukul 11.00 WIB makukan pen...

Kamis, 13 Desember 2012

Siak (Segmennews.com)- Kabupaten Siak memasuki usianya yang ke 13 tahun pada 12 Oktober lalu, pembangunan infrastruktur jalan dinilai Dewan masih belum merata ke-seluruh Kabupaten berjuluk Negeri Istana ini, terbukti masih banyak Dusun bahkan Desa yang belum memiliki akses jalan utama sehingga menghambat tumbuh kembangnya perekonomian masyarakat.

Hal ini disampaikan anggota komisi II DPRD Siak Robi Cahyadi kepada wartawan, Rabu (12/12/12) di Siak.

Salah satunya Dusun Lingkar Naga Desa Buatan II yang hingga kini masih terisolasi karena tidak memiliki akses jalan menuju desa tetangga, padahal dusun tersebut dihuni 70 kepala keluarga (KK) yang bermata pencaharian sebagai petani sawit dan getah yang sangat membutuhkan akses jalan layak untuk memasarkan hasil pertaniannya.

"Kita berharap Pemkab membangun jalan di Dusun Lingkar Naga, Desa Buatan II, Kecamatan Kotogasib, karena rata-rata penduduk disana bertani dan berladang. Untuk itu apabila ada jalan yang di aspal akan memudahkan masyarakat menjual hasil panennya " terang Robi.

Saat ini program Pemkab hanya penerangan yang sudah terealisasi sebagian yakni 30 unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

"Di Dusun itu baru masuk untuk penerangan dengan sistem PLTS, dan hal itu cukup membantu masyarakat disana yang selama ini hanya menggunakan lanpu togok atau mesin gensed," ungkapnya. (rinto)

Dewan Desak Pemkab Bangun Akses Lingkar Naga

Siak ( Segmennews.com )- Kabupaten Siak memasuki usianya yang ke 13 tahun pada 12 Oktober lalu, pembangunan infrastruktur jalan dinilai De...

Rabu, 12 Desember 2012

Wabup H Alfedri serahkan Zakat Produktif binaan BAZ kab Siak kepada mustahiq di Mesjid Nurul Iman Desa Merempan Hulu Kec Siak
Siak (Segmennews.com)- Ketua Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Siak Alfedri yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati (Wabup) Siak, Rabu (11/12/12)menyalurkan zakat produktif dan konsumtif di kecamatan Siak.

Penyerahan Zakat konsumtif kepada 10 orang mustahik sebesar 750 ribu rupiah per orang dan Zakat produktif berupa 10 ekor Sapi perkelompok yang merupakan binaan BAZ Siak, acara berlangsung di Masjid Nurul Iman desa Merempan Hulu.

Selain itu di Musholla Ar Rahman Kelurahan Kampung Dalam kecamatan Siak, sebanyak 12 ekor sapi yang terdiri dari 2 kelompok, dan zakat konsumtif sebanyak 40 orang sebesar Rp. 750 ribu per orang.

Dalam sambutannya Ketua BAZ Siak Alfedri mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Siak dana yang akan disalurkan berjumlah Rp. 152 Juta. Sementara itu BAZ Kabupaten Siak pada tahun 2013 mendatang akan membagikan dana sebesar Rp. 200 ribu per orang untuk setiap bulan kepada para fakir miskin dan kaum dhuafa.

Selain itu juga untuk membantu pada guru-guru ngaji, mualaf dan memberikan bantuan berupa pinjaman lunak tanpa anggunan serta bunga yang cukup kecil guna menghindari dari rentenir dan riba.

"Penyaluran zakat produktif ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat Siak untuk mandiri dan mengurangi ketergantungan dengan orang lain. Hal itu tentunya dapat mengurangi jumlah keluarga miskin," terang Alfedri.

Selain itu Alfedri juga menambahkan bahwa, dana zakat sebaiknya dipakai dalam kegiatan produktif, bukan konsumtif. Karena zakat produktif akan menghasilkan manfaat jangka panjang yang lebih baik bagi kaum dhuafa, dibanding pemenuhan kebutuhan sesaat.

Sementara untuk bantuan dana pinjaman akan diambil dari dana Amil, karena para pengurus amil atau zakat tidak mengambil sedikitpun untuk dana operasional karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak telah memberikan bantuan ke BAZ.

"Kami telah sepakat bahwa hak dana para pengurus zakat atau amil tidak kami ambil sepersen pun untuk dana operasional kami, Pemkab Siak telah memberikan bantuan kepada BAZ Kabupaten Siak," tegas Alfedri juga menjabat Wabup Siak. (rinto)



BAZ Siak Serahkan Zakat Konsumtif dan Produktif

Wabup H Alfedri serahkan Zakat Produktif binaan BAZ kab Siak kepada mustahiq di Mesjid Nurul Iman Desa Merempan Hulu Kec Siak Siak ( Seg...

Senin, 10 Desember 2012

Dayun (Segmennews.com)- Seorang mahasiswa warga Kecamatan Kotogasip, inisial Ws (20) ditangkap Reskrim Polres Siak. Ia ditangkap atas laporan seorang mantan siswi disalah satu SMA di Siak, karena telah menyetubuhi dan menyebar fotonya. Adapun nomor laporannya yakni LP/139-B/2012/Riau/Res Siak, tertanggal 26 Oktober 2012, Tempat Kejadian Perkara (TKP) di KM 05 Desa Pangkalan Pisang Kecamatan Koto Gasib,Siak.

Tersangka ditangkap di daerah Kuranji Kecamatan Pariaman Selatan, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Sementara korban berinisial RO (14) mantan salah seorang pelajar di SMA Siak.

Senin (10/12/12), keterangan Kapolres Siak AKBP S.Putut Wicaksono melalui Kasubag Humas AKP R.Simamora kepada wartawan, membenarkan adanya penangkapan tersebut atas laporan korban RO.

"Setelah ada laporan dari korban RO, maka tim Oprs Reskrim bergerak dan berhasil membekuk tersangka di Provinsi Sumbar, saat ini tersangka masih dalam proses pemeriksaan dan kasusnya masih penyidikan," terang AKP R.Simamora.

Kronologis kejadian yang dialami korban RO yakni kejadian sekira awal bulan Juli 2012 lalu sekitar pukul 07.30 WIB, pelaku dan korban tengah berpacaran dan melakukan hubungan layaknya suami isteri dengan korban.

Dan setelah tidak pacaran lagi, pelaku mengirim foto korban sedang tidur kepada teman-teman korban dan group SMA 1 korban melalui facebook dengan kata-kata "Inikah didikan guru2 SMA 1 Siak" sehingga korban dikeluarkan dari sekolahnya.(rinto)

Mahasiswa Pencabul Sekaligus Penyebar Photo Asal Siak Diringkus di Sumbar

Dayun ( Segmennews.com)- Seorang mahasiswa warga Kecamatan Kotogasip, inisial Ws (20) ditangkap Reskrim Polres Siak. Ia ditangkap atas la...

Rabu, 05 Desember 2012

Siak (Segmennews.com)- Bupati Siak Drs H Syamsuar mengungkapkan, pemerintah yang dalam hal ini Umaro' harus bersinergi dengan para Ulama untuk bisa meningkatkan pembangunan di segala bidang.

"Seiring sejalan antara umaro dan ulama adalah satu pilar penting untuk menggapai kemajuan yang diharapkan dengan tetap berlandaskan pada ajaran Islam," katanya, saat memberikan sambutannya pada Pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Siak, Bunga Raya, Mempura, Pusako, Sungai Apit & Sabak Auh yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al Muttaqin Desa Jati Baru Kecamatan Bunga Raya, Rabu (5/12).

Kegiatan ini bersamaan dengan Hari Lahir Pondok Pesantren Al Muttaqin yang ke 20. Pengurus MWC Enam kecamatan ini dilantik oleh Ketua Pengurus Wilayah NU Provinsi Riau Drs H Asy'ari Noor.

"Mari kita bangun daerah ini sesuai dengan kapasitas kita masing-masing. Jika tidak bisa berbuat dengan tenaga dan kekuatan, kita bisa membantu dengan memberikan pemikiran-pemikiran yang dapat berguna bagi orang banyak," ungkap Bupati.

Ucapan selamat juga disampaikan Bupati Siak kepada pengurus MWC yang telah dilantik dengan harapan bisa membangun sinergisitas dalam rangka meningkatkan pembangunan umat. "Ada kerjasama antara umaro dan ulama dalam meningkatkan pembangunan disegala bidang," ujar Bupati.

Disamping itu, Bupati Siak mengatakan salah satu metode pembangunan manusia yang dapat dilakukan saat ini adalah menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan berbasis islam secara merata di kabupaten Siak. Ia memandang, keberadaan sekolah berbasis pendidikan islam seperti madrasah dan pesantren di kabupaten Siak masih perlu dikembangkan. Hal ini sejalan dengan visi kabupaten Siak untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang agamis dan berbudaya Melayu.

"Dan hal itu tentunya harus dibarengi dengan progran-program yang betul-betul tepat sasaran bagaimana visi tersebut bisa terlaksana dengan baik," papar beliau sembari menjelaskan berbagai program pendidikan yang sudah dijalankan pemerintah kabupaten Siak.

Sektor pendidikan ujar Syamsuar menjadi salah satu fokus pembangunan pemerintah kabupaten Siak karena menjadi sangat penting bagi perkembangan anak dimasa depan, "Disamping menjadikan anak yang cerdas, tetapi juga beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT," imbuhnya.

Disamping itu Bupati juga menegaskan yang tak kalah penting adalah peningkatan dari kualitas pendidikan itu sendiri.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh pejuang dan tokoh masyarakat provinsi Riau yang secara kebetulan melakukan perjalanan ke beberapa wilayah di provinsi Riau, Mantan Bupati Bengkalis Imran Syahiman serta Azali Johan SH, Ketua Pengurus Wilayah NU Provinsi Riau H Asy'ari Noor serta para jajaran pengurus NU Lainnya beserta ratusan masyarakat anggota NU kecamatan Bunga Raya serta para pengurus dan anggota NU dari kecamatan-kecamatan yang ikut dilantik. Sekaligus diisi pula dengan kegiatan Tausiyah yang disampaikan oleh Ketua NU Provinsi Lampung.

Ketua Pengurus Cabang NU Kabupaten Siak Faturrahman menjelaskan, sejauh ini dengan pelantikan yang dilakukan, pengurus cabang NU sudah memiliki 13 MWC di 13 kecamatan se kabupaten Siak. Sementara 1 kecamatan lainnya juga sudah terbentuk.

Kepengurusan dan keberadaan NU diharapkan dapat membantu pemerintah dalam pembangunan manusia seutuhnya sesuai dengan ajaran Islam. Karena pembangunan tersebut juga tidak akan berjalan jika hanya dilakukan oleh pemerintah dan tidak juga bisa dilakukan hanya oleh NU saja. Selanjutnya MWC juga menyatakan siap membantu program pemerintah sebagai mana yang telah dicita-citakan yakni menjadikan Siak sebagai bumi melayu yang islami. (rls)

Pemerintah dan NU Siak Diminta Membangun Bersama

Siak ( Segmennews.com )- Bupati Siak Drs H Syamsuar mengungkapkan, pemerintah yang dalam hal ini Umaro' harus bersinergi dengan para U...

Senin, 03 Desember 2012

Siak (Segmennews.com)- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Indonesia perwakilan Riau, meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut adanya dugaan yang mencurigakan terhadap pembangunan gedung dan lahan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Desa Buatan II, Kecamatan Kotogasib, Siak.

Gedung Puskeswan yang dibangun pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Peternakan Riau pada 2003 silam, saat ini kondisinya sudah hancur lebur karena tidak terawat. Sementara lahan untuk gedung tersebut, dididuga sekitar 6 hektar (Ha) saat ini diduga disalah gunakan oknum tak bertanggungjawab.

Komentar dari LSM Aliansi Indonesia Riau, ketua M. Nungcik melalui Sekretaris nya Sudwiharto,  kepada wartawan menyampaikan dengan adanya temuan seperti ini, diharapkan pihak penegak hukum yang ada di Siak yakni, Kejaksaan Negeri (Kejari), Polres untuk bertindak cepat untuk mengungkap adanya dugaan penyelewengan dan diduga telah merugikan negara.

"Kita berharap, agar pihak Kejari dan Polres melakukan investigasi ke lokasi tersebut dan mengungkap adanya dugaan penyelewengan disana. Karena saat ini lahan dan gedung Puskeswan yang merupakan aset negara itu sudah hancur," terang Sudwiharto.

Selain itu Sudwiharto juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak, memperhatikan aset-aset yang ada dan memeliharanya dengan baik, karena seluruh aset-aset tersebut dibeli dengan uang rakyat.

"Kita juga berharap, Pemkab Siak lebih teliti lago dalam pendataan aset-aset yang dimiliki saat ini, karena kita menduga tidak hanya lahan dan gedung Puskeswan saja yang bernasib "malang" tetapi masih banyak lagi aset-aset yang seperti itu," ujar Sudwiharto. (rinto)

Usut Lahan dan Gedung Puskeswan di Siak

Siak ( Segmennews.com )- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Indonesia perwakilan Riau, meminta kepada aparat penegak hukum untuk men...

Kamis, 29 November 2012

Mandau (Segmennews.com)-Banjir akibat hujan dan air pasang yang terjadi di Dusun Begonda Desa Muara Bungkal Kecamatan Sungai Mandau selama satu minggu, ha ini menjadi perhatian pemerintah daerah.

Menanggapi bencana alam tersebut Wakil Bupati Siak Alfedri didampingi Camat Kecamatan Sungai Mandau Wan Saeful Effendi meninjau langsung lokasi banjir, Rabu (28/11). Ikut serta Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Kabupaten Siak Robiati,  Kepala Seksi Peruasan Area Dinas Pertanian Perovinsi Riau Raden Santoso, Kasi Pengelolaan Lahan Dinas Pertanian Provinsi Indriati Lasoma, Aan Kusdiana setaf Dinas Pertanian Provinsi, Kepala Desa Muara Bungkal Asri Amran dan beberapa pengawas lapangan  UPTD Pertanian dan peternakan Mandau.

Asri  Amran menyampaikan, terdapat 89 Kepala Keluarga (KK) yang terkena musibah banjir, semua rumah yang terendam banjir teretak di di pinggir sungai Mandau. Sementara penghasilan masyarakat setempat adalah karet sehingga akibat banjir besar seperti ini aktifitas warga lumpuh total.

Akibat banjir yang terjadi selama satu minggu ini, masyarakat tidak bisa mencari nafkah, selain itu ketersediaan bahan makanan pun sudah menipis bahkan ada warga yang sudah terpaksa memanfaatkan ubi kayu yang ada untuk bahan makanan pokok.

“penghasian warga masyarakat sini karet, dimusim banjir seperti ini masyarkat tidak bisa mencari nafkah. Banjir terjadi sedaam 1,5 meter, bukan hanya masyarakat yang mengungsi saya juga terpaksa mengungsi. Saat ini ketersediaan bahan makan sudah menipis, bahkan sudah ada warga yang terpaksa memakan ubi kayu,” tegas Asri Amran

Sementara Wan Saeful Effendi mengaku bahwa di Kecamatan Sungai Mandau banjir terjadi di beberapa titik tepatnya di empat desa, Desa muara keantan, sungai selogang, teluk lancing dan muara bungkal. Banjir yang terparanh terjadi di dusung begondang desa muara bungkal.  Ditambahkannya bahwa ini merupakan bencana aam dan kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa.

“ini merupakan bencana alam dan kita tidak bisa menyalahkan alam, namun kita berupaya menghuubungi pemerintah daerah dan perusahaan di lingkungan siak untuk memberikan bantuan pada korban banjir,” Ungkap Wan Saeful Effendi.

Sebutnya, banjir ini bisa berdampak pada kesehatan warga, untuk itu kita meui puskesmas akan meakukan sosialisasi agar penyakit yang bisa timbuk akibat banjir bisa di cegah dan di atasi.

Dihimbaunya agar perusahaan yang berada dilingkungan Kecamatan Sungai Mandau  dapat membuka hatinya untuk membantu masyarakat yang terkena musibah banjir. (rinto)



Akibat Banjir, Aktivitas Warga Mandau Siak Lumpuh Total

Mandau ( Segmennews.com )-Banjir akibat hujan dan air pasang yang terjadi di Dusun Begonda Desa Muara Bungkal Kecamatan Sungai Mandau sela...

 

berdaulat.co © 2015 - Blogger Templates Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com