Tampilkan postingan dengan label Pelalawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelalawan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Januari 2013

Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Setelah beberapa lama kasus korupsi pembangunan Masjid Islamic Center kabupaten Pelalawan senilai Rp7,7 miliar mengambang, akhirnya Kejaksaan membuktikan kinerja mereka dan menahan 6 orang tersangka, Rabu (30/1/2013).

Salah satu tersangka tersebut yakni, ketua DPRD Pelalawan, Zakri. Setelah selama 5 jam mengisi administrasi, para tersangka digiring ke Lembaga Pemasyarakat Pekanbaru penitipan sementara.

Keenam tersangka datang di kawal jaksa Kejati Riau yang diikuti oleh para pengacara tersangka, sekira pukul 12.00 wib.

Hampir satu jam, keenam tersangka ini, berdialog. Sesaat setelah itu, ke enam tersangka ini pindah ruangan terpisah. Misalnya

Zakri satu ruang diperiksa bersama Syaril, Amrasul diperiksa di ruang Tata Usaha, Tengku Azman dan Amrasul diperiksa di ruangan, Kasi Intel sementara itu Tengku Farhan dan Herman Saragih diperiksa diruang Kasi Pidum.

Tepat pukul 15.00 Wib, setelah diperiksa dan melakukan penanda tanganan berita acara. Keenam tersangka dibawa ke LP Pekanbaru guna penahanan.  (dn)

Kasus Korupsi Islamic Center, Ketua DPRD Pelalawan Ditahan

Pangkalan Kerinci ( Segmennews.com )- Setelah beberapa lama kasus korupsi pembangunan Masjid Islamic Center kabupaten Pelalawan senilai Rp...

Jumat, 25 Januari 2013

Pelalawan (Segmennews.com)- Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus mengoptimalkan potensi pariwisata gelombang "Bono" di Teluk Meranti agar bisa terus menarik bagi para turis.

"Sebab, dengan fasilitas yang belum sempurna saja masih ada turis yang mau datang," kata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pemkab Pelalawan, Zulkifli, kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu 23 Januari 2013.

Gelombang Bono mulai dikenal secara internasional sebagai ombak di sungai (tidal bore) terpanjang dan terbaik di dunia. Fenomena alam ini terjadi karena pertemuan arus di Sungai Kampar, tepatnya di Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat sejumlah peselancar asing juga akan menjajak gelombang Bono pada bulan Februari. Kedatangan para peselancar asing itu akan menjadi perhatian dunia sebab, seorang peselancar dari Inggris, Steve King, akan mencoba memecahkan rekor dunia (Guinness World Records) berselancar paling panjang dan terlama di "tidal bore".

Zulkifli mengatakan pemerintah daerah sangat menyambut baik kedatangan para peselancar ini. Ia mengatakan pihaknya akan mencoba mengemas acara penyambutan untuk membuat para peselancar itu terkesan dengan kedatangan ke Pelalawan.

"Harapannya mereka bisa datang lagi, minimal mempromosikan pariwisata Pelalawan ke mancanegara," katanya.

Menurut dia, pemerintah daerah akan menggelar pesta penyambutan di Pangkalan Kerinci, ibukota Kabupaten Pelalawan, sebelum para peselancar bertolak ke Teluk Meranti.

"Paling tidak ada penyambutan dari kita Pemda Pelalawan untuk mereka, selain itu kita bisa berdiskusi mencari masukan untuk pengembangan pariwisata gelombang Bono dengan mereka," ujarnya.

Direncanakan, Steve King bersama peselancar internasional lainnya akan mencoba memecahkan rekor dunia di ombak Bono pada tanggal 9 hingga 14 Februari 2013. Steve King dikabarkan akan ditemani oleh dua orang temannya yang juga berasal dari Inggris, yakni Steve Holmes dan Nathan Maurice.

Sebelumnya, Steve King pada 2006 telah berhasil memecahkan rekor untuk berselancar di atas gelombang sungai tepatnya di Sungai Severn Bore, Inggris.(Adv/ant)

Pelalawan Optimalkan Objek Wisata Gelombang Bono

Pelalawan ( Segmennews.com )- Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus mengoptimalkan potensi pariwisata gelombang "Bono" di Teluk M...

Senin, 21 Januari 2013


Pelalawan (Segmennews.com)- Hingga saat ini jumlah proyek yang sudah putus kontrak namun dilanjutkan ada 20 paket.Diantaranya proyek renovasi gedung DPRD Pelalawan  dan proyek pembangunan gedung Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pelalawan.                                          

Demikian diungkapkan Kadis PU dan Cipta Karya, Hasan tua Tanjung melalui Kabid Cipta Karya Thomas diruang kerjanya. Kamis (17/1) kemarin. Dikatakan Thomas, proyek renovasi gedung DPRD Pelalawan dan proyek pembangunan gedung Darma Wanita tetap dilanjutkan dengan denda 50 hari kerja  per rp.1000,- dari nilai kontrak sesuai Perpres 70.

"Untuk renovasi gedung dprd hingga akhir tahun 2012 batas waktu pelaksanaan 100 hari kerja dengan pagu anggaran Rp.3 Miliar yang dikerjakan oleh kontraktor PT.Amero Jaya Bhakti.Sedangkan gedung darma wanita  dengan masa kerja 90 hari dari bulan Oktober hingga 31 Desember ," ujarnya.
                               
Disinggung soal proyek tahun 2012 yang putus kontrak,Tomas menjawab ada lima proyek tahun 2012 yang putus kontrak yakni rumah layak huni sialang bungkuk, drainase pelalawan, dermaga kuala kampar, kantor camat sorek dan air bersih di kuala terusan.

"Selain kontraktornya dikenakan denda dan jaminannya akan dicairkan ke khas negara," ujar Thomas. (rz)

Sejumlah Proyek Putus Kontrak Di Pelalawan Dilanjutkan

Pelalawan ( Segmennews.com )- Hingga saat ini jumlah proyek yang sudah putus kontrak namun dilanjutkan ada 20 paket.Diantaranya proyek reno...

Rabu, 09 Januari 2013

Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- PT Jasa Raharja cabang Pelalawan menyerahkan santunan kepada 7 korban kecelakaan yang meninggal dunia (MD) di awal tahun 2013 di Jalan Lintas Timur (Jalintim). Sedangkan 4 korban masih dalam proses kelengkapan berkas.
    
Hal itu disampikan oleh Kepala Cabang Jasa Raharja Pelalawan, Yayan Perdinan SE, Rabu (9/1/2013). Para korban yang meninggal dunia mendapat santunan adalah Eliana (20) yang terjadi di desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Selasa (1/1) malam lalu. Kemudian dua pengendara mobil Daihatsu Grand Max Pick Up BM 9909 RC yang baru pulang membeli tuak, Afarudin Eka Wijaya (21) dan Rudolfo Sinaga (20) tewas tabrakan dengan mobil tanki CPO Sawit BM 8041 ZU di Jalan Lintas Timur, Km 35/36, Rabu (2/1) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kemudian selang beberapa hari kemudian supir anggota Polda Metro, bernama Abdul Malik (44) warga Jalan Kayu Manis 7, No 16 RT04/RW07, Kecamatan Mataram, Jakarta Timur tewas bertabrakan mendapat santunan dari JR Pelalawan yang terjadi di Jalan Lintas Timur, km 112/113, Engkolan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, Sabtu (5/1) pagi.
    
Sedangkan anggota polisi berpangkat Bripka Joni Manurung (37) bersama istrinya Rismawati Panjaitan (34) serta ketiga anaknya Katerina Manurung (4), Clara Manurung (7) dan Samuel Manurung (11) mengalami luka-luka mendapat bantuan bantuan biaya pengobatan.
     
Kemudian Ahad (6/1) sore di Pangkalan Lesung, tiga meninggal sekaligus juga mendapat santunan yakni Candra Silaban (41) warga Desa Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung, mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter MX BM 6162 CY bertabrakan dengan pengendara Honda Mega Pro BM 6980 CM yang dikemudikan oleh Suwardi (27) warga Desa Sari Mulya, SP 6, Pangkalan Lesung juga tewas bersama dengan temannya yang dibonceng Cingik alias Karta (56) warga SP 9 Desa Mayang Sari, Pangkalan Lesung.
    
Setelah  itu korban kecelakaan di  desa Muda Setia Km 58/59, Pangkalan Kerinci yang menewaskan Sabar Nababan (44) bersama rekannya Mitsuyanto Hutagaul (28). Kini sedang dalam proses kelengkapan berkas, kembali kecelakaan terjadi, Rabu (9/1) pagi yang juga menewaskan dua pengendara motor yakni Joni Taruli Naenggolan (27) dan Harodin Sirait (55) di Jalintim  Km 62/63, Simpang Perak, Pangkalan kerinci.
     
"Pemberkasan dan pengumpulan data kita yang lakukan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Pelalawan. Namun ada dua korban yang dibayar santunan melalui  Jasa Raharja Pekanbaru dan Jasa Raharja Bengkalis. Sementara tujuh korban telah diberikan santunan, sedangkan empat korban laka yang baru juga meninggal dunia, kita masih dalam proses begitu juga ada beberapa korban yang luka-luka masih mendapat perawatan untuk pembayaran bantuan pengobatan," ungkap Yayan.
    
Kacab JR Pelalawan menambahkan, bahwa pihaknya melakukan pembayaran langsung turun ke rumah duka, atau ahli waris setelah  berkas lengkap. Salah satunya terhadap korban Cingik alias Sukarta kepada istrinya  Sakiyem di dusun Tua, Pangkalan Lesung, Rabu (8/1) lalu. (rz)

Jasa Raharja Santuni 7 Korban MD Laka Jalintim

Pangkalan Kerinci (Segmennews.com )- PT Jasa Raharja cabang Pelalawan menyerahkan santunan kepada 7 korban kecelakaan yang meninggal dunia...
Pelalawan (Segmennews.com)- Kabupaten Pelalawan melakukan Lounching elektronik KTP, Rabu (9/1/2013) di Kantor Camat Pangkalan Kerinci. Bupati Pelalawan HM Haris menyerahkan e-Ktp secara simbolis.

"KTP elektronik telah diterima disetiap kecamatan sebanyak 110.317 keping ktp," sampai Kadisdukcapil Pelalawan, Drs H Syafrudin MS.

Dikatakan Syafruddin,Kabupaten Pelalawan mempunyai jumlah penduduk 359.792 jiwa dengan wajib KTP 196.691 jiwa, dengan hasil perekaman adalah 136.143 jiwa (80,023 %).                                           

Adapun rekapitulasi pelaksanaan perekaman e-ktp kabupaten Pelalawan. Tahun 2013,Pangkalan kerinci 99,330 % dari 32.101 wajib ktp,Bandar Seikijang 69,646 % dari 12.496 wajib ktp,pangkalan kuras 82,561 % dari  24,353 wajib ktp,pangkalan lesung 73,081 % dari 17.842 wajib ktp,Bandar petalangan 71,510 % dari 12.306 wajib ktp,Ukui 76,331 % dari 22.063 wajib ktp,Bunut 64,356% dari 10.096 wajib ktp,kerumutan 83,093 % dari 14.345 wajib ktp,langgam 93,357 % dari 13.728 wajib ktp,pelalawan 91,655 % dari 10.186 wajib ktp,teluk meranti 60,380 % dari 12.577 wajib ktp dan kuala kampar 65,717 % dari 14.643 wajib ktp.Total 80,033 persen dari 196.691 wajib ktp,ujar Syafrudin.                                               

Bupati Pelalawan H.M.Harris dalam sambutannya menyatakan bahwa program SIAK merupakan sistem yang dapat menfasilitasi pnerbitan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Nasional,dalam pengelolaaan data Base kependudukan dan penerbitan dokumen kependuudkan termasuk untuk penerbitan e-ktp." Suksesnya program e-ktp akan memberikan pilar yang kokoh dalam meningkatkan kepastian hukum hak publik dan hak sipil dibidang administrasi kependudukan,sekaligus memberikan landasan yang kuat dalam pelaksanaan sistem administrasi pemerintah yang berbasis kepada administrasi kependudukan yang teratur tertib dan tertata secara berkelanjutan ," ungkap Bupati.

Jika e-ktp telah diterapkan, sambung Bupati, akan memberi manfaat yang sangat  besar kepada masyarakat bangsa dan negara.

"Manfaatnya antara lain untuk mencegah dan menutup peluang ktp ganda dan ktp palsu,mendukung terwujudnya data base kependudukan yang akurat,mendukung peningkatan keamanan negara dan mempermudah masyarakat untuk memperoleh pelayanan dari lembaga pemerintah ,lembaga perbankan dan swasta," papar Bupati.                             

Dalam acara tersebut juga diserahkan e-ktp secara simbolis kepada Bupati, Wabup, Ketua DPRD, Camat Pangkalan Kerinci, Lurah Kerinci Barat dan tokoh masyarakat.(rz)   

Pelalawan Launching e-Ktp, Perekaman Capai 80,30 Persen

Pelalawan ( Segmennews.com )- Kabupaten Pelalawan melakukan Lounching elektronik KTP, Rabu (9/1/2013) di Kantor Camat Pangkalan Kerinci. B...
Langgam (Segmennews.com)- Suryanto (40) supir taxi Puskopau warga Jalan Impres, Gang Pandawa, Marpoyan Damai, Pekanbaru ditemukan sekarat dengan penuh luka bacok di pinggir jalan Koridor RAPP, dekat ponton penyeberangan, Kecamatan Langgam, Rabu (9/1/2013) sekitar pukul 13.00 WIB.
     
Informasi yang dirangkum dari salah seorang pengurus Puskopau, Ronal yang ditemui di IGD RSUD Selasih, Selasa (8/1) korban mendapat penumpang keluar kota, sebelum kejadian, korban sempat menghubungi orang tuanya mengatakan bahwa dirinya sedang berada di langgam.

Namun, Rabu (9/1) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, posko taksi hilang kontak dengan korban. Merasa curiga rekan-rekan korban turun untuk melakukan pencarian hingga ke daerah Jalan Koridor RAPP tersebut. Dengan mengerahkan sekitar 50 taksi  puskopau.

"Jadi kami berpencar hingga sebelum sampai di ponton penyeberangan ada orang terlihat melambai di pinggir jalan. Kami langsung turun menolong dan membawanya ke rumah sakit karena kondisinya sudah kritis," tandas Ronal.

Alhasil dibantu aparat kepolisian pelalawan, korban ditemukan dipinggir jalan koridor RAPP dengan luka bacokan. Sedangkan mobil taksi korban tidak ditemukan.

hasil perawatan di RSUD Selasih ditemukan sedikitnya tiga luka bacok dibagian wajah, dada dan kaki korban.

Hingga berita ini diturunkan modus perampokan belum diketahui karena, karena dugaan pelakunya adalah penumpang yang
naik dari Pekanbaru. Tetapi ditengah jalan koran dirampok dan dikira telah tewas dibuang di pinggir jalan koridor RAPP. Sedangkan mobil taksi korban langsung dilarikan pelaku.
     
Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Bimo Ariyanto SIK SH didampingi Kanit I Iptu Boy Marudutua dan Kanit Opnal Ipda Yoyok Iswandi SH, membenarkan adanya penememuan supir taksi dengan kondisi penuh luka bacok yang diduga korban perampokan.
    
"Kita belum mengetahui pasti modusnya, tapi dugaan  sementara korban ditemukan dengan kondisi penuh luka. Namun dari
hasil koordinasi  mobil taksi korban ditemukan di daerah Kempas Jaya, Kabupaten Inhil yang telah diamankan di Polsek
Kempas," terangnya. (rz)   

Supri Taksi Puskopau Dirampok, Korban Dibacok dan Dibuang Dipinggir Jalan

Langgam ( Segmennews.com )- Suryanto (40) supir taxi Puskopau warga Jalan Impres, Gang Pandawa, Marpoyan Damai, Pekanbaru ditemukan sekara...

Selasa, 08 Januari 2013

Sorek (Segmennews.com)- Puluhan truk termasuk truk milik PT RAPP ditilang dan di paksa membongkar muatan yang melebihi tonase oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau saat menggelar razia di Jembatan Timbang Terantak Manuk, Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, baru-baru ini.
    
Operasi dipimpin langsung oleh Kepala UPT Jembatan Timbang Dishub Riau Alexender didampingi Kasubdit Doni Firmansyah dengan melibatkan belasan personil dari Dihsub Pronvinsi Riau dan Dishub Kabupaten Pelalawan.

Dalam operasi yang dimulai pukul 13.00 Wib hingga pukul 16.00 Wib tersebut terlihat Dishub Riau dan Pelalawan mengeluarkan tilang kendaraan over kapasitas dan mencabut buku kir. Selain itu beberapa mobil truk pengangkut kayu akasia milik PT RAPP dan PT IKPP melebihi muatan dibongkar secara paksa.

"Tindakan yang kita lakukan selain prefentif juga ada persuasif. Jadi kalau memang sudah muatan melebihi ketentuan  muatan kayu dibongkar dan sekaligus ditilang serta dicabut buku KIR untuk memberikan efek jera baik para supir ataupun pemilik kayu," tegas Alexender.
    
Menurut Alexander, jumlah berat kendaraan berpariasi, tergantung jumlah sumbu atau ban itu sendiri. Diantaranya jika sumbu truk tiga maksimal muatan 21 ton. Sedangkan untuk sumbu truk empat muatan maksimal 26 ton. Begitu juga untuk ketinggian muatan barang maksimal 4,2 meter.

Sementara ditambahkan Kepala UPT Jembatang Timbang Pemrov Riau, mengaku pihaknya tidak dapat menurunkan semua truk kayu atau barang yang melebihi muatan saat terjaring di jembatan timbang. Selain keterbatasan anggota juga tidak memiliki pasilitas pendukung berupa alat berat pengangkut kayu saat diturunkan dari dalam truk.

"Kita harap kedepan, peran serta pihak terkait agar dapat membantu mengatasi truk bermuatan lebih ini," harapnya. (rz)

Lebihi Tonase, Truk Kayu RAPP Dibongkar Paksa

Sorek ( Segmennews.com )- Puluhan truk termasuk truk milik PT RAPP ditilang dan di paksa membongkar muatan yang melebihi tonase oleh Dinas...
Jenazah korban tabrakan di Pelalawan di evakuasi
Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Sabar Nababan (44) dan Mitsuyanto Hutagaul (28) tewas seketika setelah sepeda motor mereka bertabrakan dengan mobil Kepala Desa SP-8 Kerinci kanan, kabupaten Siak, Sugeng Riyadi (43).

Informasi yang dirangkum Segmennews.com kejadian yang merenggut dua nyawa sekaligus tersebut terjadi di Jalan Lintas Timur, Km 58/59, SP-5, Desa Muda Setia, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Senin (7/1) sekitar pukul 23.35 Wib.

Bermula sepeda motor Honda Supra X BM 2548 KE yang ditunggangi dua orang tersebut datang dari arah pangkalan kerinci menuju Bandar Sekijang, namun saat melalui jalan mendaki dan menikung tajam, mereka berpapasan dengan mobil Sugeng, alhasil sama-sama tak dapat mengelak akhirnya terjadilah tabrakan maut.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi petugas kepolisian. Namun dua nyawa pengendara Sepeda Motor tersebut tak tertolong lagi.

Unit Lantas Polsek Pangkalan Kerinci dibawa pimpinan Kanit Ipda Rudi Guntoro SE bersama dengan personil Unit Lakalantas Polres Pelalawan turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK melalui Kasat Lantas, AKP H AD Siregar membenarkan adanya kembali kecelakaan yang merenggut dua nyawa sekaligus itu.

"Kita masih menyelidiki penyebab kecelakaan, diduga pengendara Sepeda motor usai meminum minuman keras jenis tuak sebelum kecelakaan terjadi. Sedangkan Kades masih diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut," terang Kasat Lantas. (rz)

Mobil Kades Tabrak SP, Dua Orang Tewas

Jenazah korban tabrakan di Pelalawan di evakuasi Pangkalan Kerinci ( Segmennews.com )- Sabar Nababan (44) dan Mitsuyanto Hutagaul (28) t...

Kamis, 13 Desember 2012

Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Forum Peduli Masyarakat Pelalawan (FPMP) berdemo menuntut pimpinan PLN Pangkalan Kerinci dicopot. Hal ini karena seringnya pemadaman jaringan listrik di ibukota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci.

Puluhan masyarakat yang  dimotori FPMP Kamis (13/12) mendatangi kantor DPRD Pelalawan dan Juga Kantor Bupati Pelalawan dengan membawa poster dan spanduk menuntut pelayanan PLN. Aksi sempat tertunda karena diguyur hujan ,sebelumnya dijadwalkan dimulai pagi hari. “Berhubung hujan, jadwal  di mulai demo sekitar pukul 09.00 wib di undur . Demo ini aksi damai untuk menuntut kinerja PLN,” ujar Rojuli kepada wartawan.

Kedatangan puluhan massa FPMP di kantor DPRD disambut oleh Wakil Ketua DPRD Pelalawan, Ikmal Fasha, Sekretaris DPRD Pelalawan Robidin. Kepada puluhan masa Ikmal Pasha, memberikan apreasiasi yang positif.
Menurutnya, apa yang disampaikan oleh pengunjuk rasa, merupakan keluhan semua masyarakat di Pangkalan kerinci khususnya. "Saya sendiri juga sudah tau bahwa apa yang di sampaikan pengunjuk rasa sudah merupakan keluhan semua masyarakat pangkalan kerinci," ujar Ikmal.

FPMP tidak puas hanya di DPRD, kemudian  bergerak menuju jalan kaki ke kantor Bupati Pelalawan. Seraya, memompa semangat mereka sambil berjalan kaki, menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Tiba di kantor Bupati Pelalawan, kembali pengunjuk rasa, menyampaikan pernyataan orasi dan sikap terhadap seringnya mati lampu. Setidaknya, ada empat buah poin pernyataan sikap.

Pertama, mendesak jabatan pimpinan ranting PLN Pangkalan Kerinci dicopot. Kedua, usut tuntas kebobrokan di tubuh PLN. Ketiga catatan meteran tidak sesuai dengan pemakaian dan pembayaran. Keempat, mendesak Pemda Pelalawan untuk mempercepat program Bupati Pelalawan terang. "Kami menyadari berapa kurangnya kinerja dari PLN ini yang tidak bisa mengemban kebijakannya untuk mendistribusikan Listrik ke masyarakat," kata Rojuli koordinator aksi.

Kedatangan puluhan massa ini disambut oleh, Asisiten I Pemkab Pelalawan, Tengku Muhklis. Kepada pengunjuk rasa, Mukhlis menyampaikan permintaan maaf. Sebab katanya, yang menyambut kehadiran kawan-kawan adalah sepantasnya  Pak Bupati. "Sedianya, pak bupati yang menyambut kawan-kawan. Akan tetapi jadwal aksi pagi hari,  namun molor hingga siang, beliau pada jam sama ada agenda kedinasan. Jadi beliau menyampaikan permintaan maaf," terang Muhklis.

Menanggapi pernyataan sikap tentang mati hidupnya listrik dari PLN ini, Muhklis menyampaikan bahwa dia juga mempunyai keluhan yang sama. "Ini merupakan keluhan kita bersama, terkait listrik hidup mati ini,"
paparnya.

Terkait tuntutan,pencopotan kepala PLN, jelas Muhklis, PLN ini merupakan, sebuah perusahaan BUMN. Pencopotan itu  tidak ada kewenangan  Pemerintah Daerah. Namun jika ada desakan masyarakat, pak bupati bisa saja merekomendasikan, kemudian disampaikan kepada petinggi PLN.

Kepala PLN Ranting Pangkalan Kerinci Said Murtazak menanggapi demo pelayanan listrik  PLN menyatakan pemadaman karena adanya gangguan dari sumber listrik. Terjadi masalah pasokan listrik dari Riau Power Energi (PT RPE) pada saat saat tertentu. Apabila terjadi pemadaman dari pembangkitnya yakni dari RPE yang tak terduga sehingga pemadaman terjadi. Kapasitas mesin  yang dioperasikan PLN masih sangat terbatas.

Daya belum cukup untuk seluruh kota Pangkalan Kerinci. Memang, sejak terjadinya gangguan listrik belum lama ini, pihak PLN terus berupaya tidak ada padam total. Walau begitu PLN Pangkalan Kerinci mengajukan penambahan mesin untuk mengatasi persoalan listrik. “Mengenai ada keluhan data rekening pelanggan yang tidak sesuai pembayaran, dapat diajukan dan dikoreksi. PLN siap jika memang ada kekeliruan untuk memperbaikinya” sebut Said. (ur/rz/sn)

FPMP Tuntut Pimpinan PLN Pangkalan Kerinci Dicopot

Pangkalan Kerinci ( Segmennews.com )- Forum Peduli Masyarakat Pelalawan (FPMP) berdemo menuntut pimpinan PLN Pangkalan Kerinci dicopot. Ha...

Senin, 03 Desember 2012

Pelalawan (Segmennews.com)- Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setda Pelalawan telah melakukan berbagai upaya dan terobosan untuk memudahkan proses arus informasi antara Sekretariat Pemda Pelalawan dengan beberapa kecamatan di Kabupaten Pelalawan. Saat ini, empat kecamatan telah terkoneksi langsung dengan Kantor Bupati Pelalawan yang server pusatnya berada di Bagian PDE.


Hal ini dibenarkan Kabag PDE Setda Pelalawan, Drs Yusmuhardi, melalui Kasubag Sistim Informasi Manajemen Setda Kabupaten Pelalawan, Sofyan SH MH, akhir pekan mengatakan empat kecamatan telah terkoneksi langsung dnegan bagian PDE Pemda Pelalawan.

"Ya, tahun ini empat kecamatan telah terkoneksi langsung dengan kantor Bupati Pelalawan. Hal ini semakin memudahkan serta mengefisienkan kerja antar instansi, khususnya kantor kecamatan dengan Kantor Bupati Pelalawan," terang

Dijelaskan Sofyan, empat kecamatan yang tahun ini telah terkoneksi itu diantaranya Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kecamatan Pelalawan, Pangkalan Kuras dan Langgam. Jadi dengan telah terkoneksinya empat kecamatan itu dengan Kantor Bupati Pelalawan maka empat wilayah itu sudah bisa melaksanakan video conference.

"Telah dilakukan uji coba langsung video conference oleh Kabag PDE dengan staf Camat Pelalawan. Alhamdulillah, video conference melalui yahoo messenger itu hasilnya bagus. Tampilan yang keluar dari dua arah, antara Pak Kabag dengan staf Camat Pelalawan, gambarnya tak putus-putus," bebernya seraya mengatakan bahwa dengan video conference ini maka pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik.

Program video conference ini, sambungnya, dilakukan melalui antena pemancar yang disebut canopi yang dipasang di beberapa titik. Untuk Kecamatan Pangkalankerinci, Pelalawan dan Langgam, antena pemancarnya langsung ke arah Kantor Bupati sementara untuk Kecamatan Pangkalan Kuras, antenanya dipasang di Kantor Disdukcapil Pelalawan sebagai titik tertinggi di daerah ini.

"Ini memang terobosan baru yang kita hasilkan tahun ini, karena sebelumnya untuk SKPD-SKPD yang ada di sini, itu sudah lama terkoneksi. Tahun ini, mulai kita koneksi kan antara Kantor Bupati dan kecamatan-kecamatan," terangnya.

Pasca telah tersambungnya koneksi di empat kecamatan itu, lanjutnya, maka pihaknya mengharapkan tahun depan di empat kecamatan itu sudah mampu memiliki website sendiri. Sehingga dengan begitu, segala macam program kerja serta kebijakan-kebijakan suatu kecamatan dapat terus terupdate dan dibaca oleh masyarakat daerah ini.

"Satu hal yang perlu saat ini adalah masyarakat ingin mengetahui semua program serta kebijakan-kebijakan Pemkab Pelalawan. Jadi dengan telah terkoneksinya empat kecamatan disusul kecamatan-kecamatan lain serta SKPD-SKPD, maka masyarakat akan bisa melihat apa yang sudah dilakukan oleh Pemkab Pelalawan," ungkapnya.

Disinggung kecamatan-kecamatan lainnya yang belum terkoneksi, dilanjutkan  Sofyan a tahun 2013 mendatang akan ada empat kecamatan lagi yang dipasang koneksi seperti ini. Apalagi bagi kecamatan-kecamatan yang jauh dari Ibukota Kabupaten Pelalawan seperti Kecamatan Kuala Kampar dan Teluk Meranti, jelas koneksi dengan Kantor Bupati Pelalawan sangat diperlukan.

"Koneksi antar kecamatan dengan Kantor Bupati Pelalawan memang benar-benar diperlukan. Selain dapat mengefisienkan kerja juga Pak Bupati dapat secepatnya mengetahui kondisi langsung dari Camat jika suatu daerah itu terkena musibah mendadak, misalnya, banjir," ujarnya.

Ditambahkannya, selain program itu direncanakan juga pada tahun depan PDE Pelalawan akan membuat wi-fi gratis di tiap kecamatan yang ada di daerah ini. Tujuannya, dengan adanya wi-fi gratis yang dipasang di lokasi tertentu di tiap kecamatan, khususnya kecamatan yang jauh, maka para pelajar dan masyarakat bisa memanfaatkan berbagai pengetahuan dari internet.

"Itu yang kita rencanakan tahun depan, sehingga nantinya bukan hanya masyarakat perkotaan saja yang 'mengenal' internet tapi masyarakat di pelosok daerah ini juga tahu dan paham menggunakan internet," tutupnya. (rz)

Empat Kecamatan Terkoneksi Internet ke PDE Setda Pelalawan

Pelalawan ( Segmennews.com )- Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setda Pelalawan telah melakukan berbagai upaya dan terobosan untuk mem...
Pelalawan (Segmennews.com)- Nasib Samsul Bahri, oknum Kepala Desa Sering Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan berakhir dipecat. Pasalnya, sang kades diduga telah berbuat asusila kepada stafnya hingga melakukan aborsi.

Berdasarkan pertimbangan dan hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Pelalawan menyatakan bahwa Kedes tersebut telah memenuhi pada unsur pemberhentian. Atas usulan Badan Permusyaratan Desa (BPD) Sering kepada Bupati Pelalawan agar Kades dipecat akhirnya di kabulkan Pemda Pelalawan.

Dari informasi Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Setda Pelalawan, Hadi Penandio bahwa surat pemberhentian Samsul Bahri dari Pemda telah di terima Samsul, tertanggal 21 November 2012, dengan nomor surat KPTS.141/PEM/2012/571.

“Ya, berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat yang menyatakan bahwa Samsul Bahri terbukti melanggar fasal 36 huruf f dan g perda no 19 tahun 2001 mengenai tata cara pemberhentian kepala desa” ujar Setda Pelalawan kepada wartawan.

Unsur pelanggaran yang tercantum dalam fasal 36 huruf f, dijelaskan Hadi merupakan tindakan tindakan yang menghilangkan kepercayaan masyarakat kepada Kepala Desa, sedangkan huruf g nya menyatakan sebab sebab lain yang bertentangan dengan aturan aturan dan norma norma yang ada dalam kehidupan masyarakat di desa tersebut.

Sedangkan menyangkut, proses hukumnya, sepenuhnya diserahkan kepada keluarga korban. (rz)

Kades Terduga Aborsi Kehamilan Pacar di Pelalawan Akhirnya Dipecat

Pelalawan ( Segmennews.com )- Nasib Samsul Bahri, oknum Kepala Desa Sering Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan berakhir dipecat. Pasal...

Sabtu, 24 November 2012

Pekanbaru (Segmennews.com)- Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Andri Ridwan SH MH, menyatakan Kejati Riau segera menyebarkan dan memajang foto terpidana Direktur PT Tenaga Kampar, Budi Artiful.

Penyebaran foto anak bupati Pelalawan HM Haris ini, karena keberadaannya tidak diketahui. Namun pihaknya akan melakukan koordinasikan untuk menyebarkan foto yang bersangkutan.

Sejauh ini lanjut Andri, pihaknya belum melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Pangkalan Kerinci. Pihaknya juga masih menunggu perintah lanjut dari Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Edi Rakamto SH MH.

"Saat ini Kajati Riau masih Raker di Jakarta. Setelah itu, foto budi artiful akan disebarkan sebagai DPO. Jika ada yang mengetahui keberadaannya, agar memberikan informasi pada pihak Kejaksaan," terangnya kepada wartawan

Sebelumnya, Kejati Riau sudah memerintah Kejari Pangkalan Kerinci untuk segera menangkap Budi Artiful, anak Bupati Pelalawan HM Haris, yang telah dinyatakan bersalah dalam kasus ilegal logging oleh Mahkamah Agung (MA) dan divonis selama 4 tahun penjara.

Budi Artiful Direktur Utama (Dirut) PT Tenaga Kampar ini, merupakan terdakwa dalam kasus ilegal logging yang di Kampar, Siak dan Pelalawan sekitar 2004 silam. Kasus ini ditangani oleh Polda Riau dan disidangkan di Pengadilan Negeri Pangkalan Kerinci.

Dalam persidangan di tingkat pertama ini, Budi Artiful divonis bebas. Atas vonis itu, lalu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurchasjwin SH, yang menuntutnya 5 tahun langsung mengajukan kasasi ke MA. Hasilnya, MA menjatuhkan vonis selama 4  tahun penjara. (rpc/snc)








Anak Bupati Pelalawan, Budi Artiful Segera Masuk DPO

Pekanbaru ( Segmennews.com )- Kasi Penkum dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Andri Ridwan SH MH, menyatakan Kejati Riau segera meny...

Jumat, 23 November 2012

Pelalawan (Segmennews.com)- Proyek pembangunan waduk di Desa Kuala Semundam, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan terancam tidak selesai. Pasalnya, proyek senilai Rp1,6 miliar yang tengah dikerjakan CV Mahkota Bumi Bertuah terkendala akibat tingginya curah hujan.

Yamin, pengawas proyek, mengatakan, batas akhir pengerjaan waduk berakhir pada 16 Desember 2012, namun akibat curah hujan yang tinggi sementara pengerjaan berlangsung di lokasi yang berlumpur dan berair, sangat menggganggu jalannya pekerjaan.

"Kondisi yang terjadi saat ini akibat faktor alam, sehingga pengerjaan yang baru berjalan 75 persen agak sedikit terganggu. Karena alat berat sangat sulit bekerja di medan yang berair, namun kita tetap upayakan pengerjaan selesai tepat waktu," ungkapnya. (knc/snc)

Proyek Waduk di Pelalawan Terancam tak Selesai

Pelalawan ( Segmennews.com )- Proyek pembangunan waduk di Desa Kuala Semundam, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan terancam tid...

Kamis, 22 November 2012

Pelalawan (Segmennews.com)- Untuk membersihkan personil polisi dari pemakai narkoba, Senin (19/11) lalu, Polres Pelalawan menggelar tes urine terhadap personil polisi dijajaran Polres Pelalawan.

Dari tes tersebut, ditemukan tiga oknum polisi yang positif mengkosumsi narkoba. Akibatnya, ketiga oknum polisi itu langsung diperiksa intensif oleh Polisi Provam.

Hal itu dikatakan, Kapolres Pelalawan, AKBP Guntur Aryo Tejo, didampingi Kasat Narkoba, AKP Edi Sanjaya, Kamis (22/11). Kapolres menjelaskan, untuk membersihkan semua personil polisi dari narkoba, pihaknya telah melakukan pemeriksaan tes urine.

”Semuanya diperiksa urine-nya, termasuk saya sendiri sebagai Kapolres. Setelah diambil urine-nya, langsung diuji laboratorium untuk mengetahui apakah ditemukan anggota polisi terlibat pemakai narkoba. Kalau ditemukan indikasi terlibat, kita langsung menindak,” tegas.

Setelah melalui tahapan pemeriksaan laboratorium, lanjut Guntur, ternyata ditemukan tiga oknum polisi berinisial IM,IS dan MDL berpangkat Briptu yang positif menggunakan narkoba. “Sekarang ketiga polisi itu sedang diperiksa pihak Provam Polres Pelalawan.Ketiga polisi itu nanti akan kita tindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku terkait pelanggaran disipliner Kepolisian,” tegasnya. (pl/ knc/snc)

Tiga Oknum Polisi Pelalawan Positif Konsumsi Narkoba

Pelalawan ( Segmennews.com )- Untuk membersihkan personil polisi dari pemakai narkoba, Senin (19/11) lalu, Polres Pelalawan menggelar tes ...

Senin, 19 November 2012

BPBD Pelalawan menyerahkan bantuan
Pelalawan (Segmennews.com)- Pasca banjir akibat meluapnya bantaran Sungai Kampar, sekitar 269 Kepala Keluarga (KK) terendam banjir. Jumlah KK tersebut tersebar di dua desa yakni Desa Rantau Baru dan Kuala Terusan serta Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota.

Namun sejauh ini, menurut Camat Pangkalan Kerinci, Drs Novri Wahyudi kemarin, pihaknya belum menerima laporan dari Dinas Kesehatan maupun Puskesmas adanya warga yang terserang penyakit akibat banjir tersebut,

"Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada laporan yang masuk dari Diskes Pelalawan maupun dari Puskesmas adanya masyarakat yang terkena penyakit pasca banjir ini," katanya.

Diterangkan Novri, bahwa pasca banjir minggu lalu mengakibatkan dua desa dan satu kelurahan itu sampai saat ini akses jalan menuju daerah tersebut sempat terputus karena sebagian besar lokasi desa ini terendam banjir.

Akibatnya, untuk Desa Rantau Baru sendiri selain rumah 175 KK terendam banjir juga hampir semua kebun warga terendam banjir.

"Bukan cuma itu, hewan ternak seperti Kerbau 30 ekor, sapi 20 ekor, kambing 16 ekor dan ayam kampung 200 ekor ikut hanyut oleh banjir selain transportasi darat yang putus," ujarnya.

Sedangkan untuk di Desa Kuala Terusan, sambungnya, dampak dari banjir mengakibatkan 115 rumah KK terendam banjir berikut kebun-kebunnya, hewan ternak kerbau sebanyak 70 ekor, sapi 10 ekor, kambing 15 ekor dan ayam kampung 500 ikut terendam banjir sehingga kondisi ekonomi masyarakat di daerah ini hampir lumpuh.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan, Raja Alkap,SH MH, menuturkan bhawa pihaknya telah memberikan bantuan bagi korban banjir di Kecamatan Pangkalan Kerinci.

"Ya, meski bantuan ini terbilang kecil namun kami harapkan bermanfaat bagi masyarakat yang terkena musibah. Karena untuk saat ini, inilah upaya dapat dilakukan," terang Kepala BPBD Pelalawan Raja

Pihak BPBD Pelalawan menurunkan bantuan berupa Mie Instan sebanyak 111 kotak, beras 2.225 Kg atau 111,25 karung. Alokasi dana yang diturunkan semuanya berjumlah Rp 50 juta. (rz)

Pasca Banjir, Warga Terserang Penyakit Nihil di Pelalawan

BPBD Pelalawan menyerahkan bantuan Pelalawan ( Segmennews.com )- Pasca banjir akibat meluapnya bantaran Sungai Kampar, sekitar 269 Kepal...

Jumat, 09 November 2012

Langgam (Segmennews.com)- Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pelalawan berhasil menyergap lima karyawan PT Mitra Unggul Perkasa (MUP) yang tengah asik membanting kartu reminya Kamp Pembibitan Devisi  IV, PT MUP, betempat di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kamis (8/10) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Atas perbuatan mereka, saat ini kelima tersangka judi yakni, Mangapul Hutagalung (44), Sunarto (40), Ranto Parapat (42), Gibson Napitupulu (32) dan Sandi (51) terpaksa merasakan dinginnya ruang tahanan Mapolres Pelalawan.

Dari tangan tersangka diamnkan barang bukti (BB) uang tunai sebesar Rp249 ribu dan satu set kartu remi. Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Darmawan SH didampingi Kanit Idik I Sat Reskrim Ipda Boy Marudut Tua, membenarkan adanya melakukan penangkapan lima tersangka judi jenis song tersebut.

"Ya, kelima tersangka telah kita amankan untuk menjalani pemeriksaan, mereka di jerat pasal 303 KUHP tentang perjudian. Kita  komitmen terus berupaya memberantas penyakit masyarakat (Pekat)," ujar Kasat Reskrim.
    
Disebutkannya, penangkapan kelima tersangka berawal dari laporan masyarakat yang resah atas maraknya aktifitas judi perkebunan PT MUP tersebut. Mendapat informasi berharga itu tim opsnal Sat Reskrim Polres Pelalawan langsung diturunkan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
   
Setibanya di lokasi aktifitas judi sudah mulai digelar bahkan berlangsung hingga dini hari saat sebahagian karyawan dan pekerja PT MUP lagi lelap tertidur. Ketika polisi datang para pemain judi yang lagi asik berjudi tidak mengetahui jadi target operasi (TO).
    
Alhasil tanpa perlawanan yang berarti, kelima tersangka berhasil di bekuk. Dengan wajah lemas, para karyawan PT MUP itu mengaku bermain judi hanya iseng untuk mengisi waktu malam. Tetapi apapun alasanya kini ke lima telah resmi ditahan. (rz)

Asik Berjudi, Lima Karyawan PT MUP di Gerbek Polisi

Langgam ( Segmennews.com )- Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pelalawan berhasil menyergap lima karyawan PT Mitra Unggul Perkasa (MUP) yang te...

Kamis, 08 November 2012

Lokasi korban kecelakaan kerja di PT RAPP
Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Kurun waktu dua bulan terakhir kerap terjadi kecelakaan kerja di PT RAPP, bahkan 1 orang pekerja meninggal dunia.

Kepala Dinas Tenagakerja dan Tranmigrasi(Kadisnakertrans) Kabupaten Pelalawan, Drs H Nasri  Fisda AE MSi menegaskan bahwa Pimpinan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) harus di berikan sanksi hukum. Pasalnya, pihaknya dinilai lalai dalam penerapan safety pekerja dan melakukan pengawasan kerja karyawannya.

"Pengawasan dan Standar Operasional Perusahaannya (SOP) di nilai masih kurang. Buktinya masih ada pekerja yang mengalami kecelakaan bahkan dalam sebulan dua orang telah meninggal dunia," tegas Kadisnakertran kepada wartawan, Kamis (08/11)di ruang kerjanya.

Atas kejadian itu, kata Nasri pihak PT RAPP yang dianggap telah lalai dalam melakukan pengawasan dilingkungan kerjanya, terancam sanksi hukum yang tertuang dalam Undang-undang No. 21/2003 tentang kepengawasan ketenagakerjaan. Disamping hukum pidana pasal 359 dan 360 KUHP, kelalaian menyebabkan orang luka dan meninggal dunia atau luka-luka.

"Kita bersama tim telah turun ke lokasi kejadian, untuk mencari bukti adanya kelalaian. Sekarang masih menunggu hasil pemeriksaan pihak sub kontraktor.
Kita juga sudah berkoordinasi dengan Polsek Pangkalan Kerinci,'' ujar mantan Kadis Perhubungan kabupaten Pelalawan ini.  

Sebutnya, jika dari pengakuan Managemen PT RAPP sudah melakukan pengawasan secara ekstra, tapi kenapa masih sering terjadi kecelakaan kerja. Bahkan menyebabkan pekerja meninggal dunia.

PT RAPP maupun sub kontraktor harus mempertanggung jawabkan kelalaian ini, agar kecelakaan kerja tidak terjadi lagi.

"Sejauh ini saya belum mendapat laporan apa santuan telah diberikan pada ahli waris terhadap korban kecelakaan yang menimpa Yusparisan (22) yang tewas terjepit Rol conveyor, Sabtu (14/10) lalu. ketika baru dua hari bergabung dengan PT Putra Tunggal Perkasa (PTB), sudah diberikan apa belum," tukasnya.

Sementara itu Coprorate Communications Head PT RAPP, Pamungkas Trishadiatmoko dalam rilis yang di kirim pada wartawan mengatakan kalau pihaknya  menyerahkan sepenuhnya penyelidikan pihak kepolisian. Serta hasil tim safety RAPP bersama dengan pihak kontraktor yang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan kerja tersebut. (ur/rz)

Pekerja Tewas, PT RAPP Dinilai Abaikan Safety

Lokasi korban kecelakaan kerja di PT RAPP Pangkalan Kerinci ( Segmennews.com )- Kurun waktu dua bulan terakhir kerap terjadi kecelakaan ...
Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Managemen RSUD Selasih Pangkalan Kerinci diduga merekrut karyawan honorer diam-diam.

Informasi yang dirangkum wartawan, rekrutmen tenaga honorer sudah dilakukan oleh manajemen RSUD Selasih. Bahkan saat ini, pegawai yang sudah dinyatakan lulus, saat ini mereka  sedang mengikuti masa orientasi.

Tidak diketahui persis, berapa jumlah tenaga yang diangkat. Namun dari sumber penulusuran wartawan, mengangkat tenaga honorer dari Perawat, Bidan dan Jasa Pengaman. Sejumlah kalangan menilai, rekrutmen yang dilakukan oleh manajemen rumah sakit di Desa Makmur (SP 6) Pangkalan Kerinci syarat dengan unsur KKN.

Bahkan, dari sumber terpercaya  menyebutkan pegawai yang sudah diterima itu, banyak dari anak pejabat. Wartawan, sangat sulit dikonfirmasi terkait rekrutmen kepada pejabat RSUD Selasih. Baik Dirut RSUD Dessy maupun Kabid Pelayanan Medik RSUD dr. Ahmad Krinen.

Namun akhirnya Kasubag Program RSUD Selasih, Zulfan mengakui juga adanya perekrutan tenaga honorer dilingkungan RSUD. Meskipun sedikit takut ia, memberikan informasi yang setengah-setengah. Untuk tenaga Satpam berjumlah, 8 orang, Bidan 3 orang sementara itu untuk perawat dia tidak mengetahui persis jumlahnya.

Zulfan yang berada di Surabaya bersama rombongan pegawai RSUD, menyarankan wartawan, untuk tidak memediakan dulu rekrutmen pengangkatan tenaga honorer ini dilingkungan RSUD.

"Tunggu dulu, tunggu kami dulu pulang, hari Sabtu besok saja kita kumpul-kumpul kemudian menjelaskan persoalannya," tukas Zulfan seraya menyarankan wartawan, menkonfirmasi kepada PLH RSUD dr. Mulzia Effendi.

Anehnya lagi, PLH RSUD, dr Mulzia Effendi ditemui wartawan Kamis (8/11) mengaku tidak mengetahui perekrutan itu. "Saya tidak tahu persis, yang pasti memang ada, saat ini pegawai yang sudah dinyatakan lulus maupun yang mengikuti masa orientasi," ujarnya singkat. (ur/rz)

Aneh!! Perekrutan Tenaga Honor di RSUD Selasih Diam-diam

Pangkalan Kerinci ( Segmennews.com )- Managemen RSUD Selasih Pangkalan Kerinci diduga merekrut karyawan honorer diam-diam. Informasi yan...

Rabu, 07 November 2012

Tersangka Herman dan Nenik saat diintrogasi di Mapolsek Pangkalan Kerinci
Pelalawan (Segmennews.com)- Tengah asik menikmati barang haram jenis sabu-sabu, Herman (48) dan kekasihnya Neng Nenik (32) di gerbek sat Narkoba Polsek Pangkalan Kerinci di salah satu rumah di Komplek Mutiara, Desa Makmur, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Dari tangan kedua tersangka di amankan peralatan alat hisap bong sabu, 6 paket sabu-sabu senilai Rp 2 juta dan 2 unit telepon genggam. Kedua tersangka saat ini menginap di hotel prodeo Polsek Pangakalan Kerinci guna mempertangguang jawabkan perbuatan mereka.

Disampaikan Kapolsek Pangkalan Kerinci, Kompol Rapiden Segala, Selasa (6/11/2012) bahwa keberhasilan ini berkat informasi masyarakat, bahwa sedang ada persta sabu-sabu di sebuah rumah. Setelah dilakukan penggerebekan, Senin (5/11/2012) sore ternyata benar sepasang kekasih sedang berpesta sabu-sabu dirumah Neng Nenik.

"Tersangka Herman  diancam pasal 114 KUHP dengan ancaman 20 tahun kurungan, sedangkan kekasihnya Nenik diancam pasal 112 KUHP dengan maksimal ancaman 12 tahun penjara," terang Rapiden.(rz)

Eit..Asik Nyabu Sepasang Kekasih di Gerbek Polisi di Pelalawan

Tersangka Herman dan Nenik saat diintrogasi di Mapolsek Pangkalan Kerinci Pelalawan ( Segmennews.com )- Tengah asik menikmati barang har...

Sabtu, 03 November 2012

Ilistrasi
Pelalawan (Segmennews.com)- Entah apa setan apa yang merasuki kedua pria ini, Herman (25) karyawan PSJ Kecamatan Langgam dan Zulfikar alias Ajo (39) warga Pangkalan Kerinci, sehingga mereka nekat memperkosa seorang nenek dan anak berumur 11 tahun.

Herman diamankan polisi, sebab dilaporkan telah mencabuli anak dibawah umur, sebut saja Melati 11 tahun di kecamatan Langgam.

Sedangkan Zulfikar diamankan polisi, karena mencabuli seorang nenek sebut saja ida (48) yang memiliki satu cucu. Kejadian bermula saat korban, ida sedang beristirahat di toko di jalan lintas timur Pangkalan Kerinci tempat ia bekerja, saat itu pelaku Zulfikar yang juga teman sekerjanya itu tergiur dengan mulusnya paha sang nenek, tak tahan akan birahi yang sudah keubun-ubun.

Zulfikar pun menyingkap rok sang nenek seraya berusaha melihat isi di dalamnya, namun walaupun sudah sekuat tenaga si nenek berusaha melawan, akhirnya perbuatan itu terjadi juga.

"Saya tidak tahan melihat mulus pahanya (nenek) dan bodi tubuhnya bang," aku Zulfikar, kemarin di Mapolres Pelalawan.

Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Darmawan menyebutkan bahwa akhir-akhir ini tingkat kasus pencabulan kian meningkat hingga mencapi 25 persen, termasuk dua tersangka pencabulan yang diamankan.

"Dua tersangka diancam pasal 81 DAN 82 tentang perlindungan anak tahun 2001 dan pasal 289 KUHP," jelasnya.(rz)

Gawat!!2 Pria Nekat Cabuli Nenek dan Gadis 11 tahun

Ilistrasi Pelalawan ( Segmennews.com )- Entah apa setan apa yang merasuki kedua pria ini, Herman (25) karyawan PSJ Kecamatan Langgam dan...

 

berdaulat.co © 2015 - Blogger Templates Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com