Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Desember 2012

Pesawat Susi Air di bandara Tuanku Tambusai PasirPangaraian
Rokan Hulu (Segmennews.com)- Penerbangan reguler dari Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian sejak dua pekan terakhir ini sudah dibuka, penerbangan dibuka untuk rute Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian ke Siborong-borong Bandara Silangit, Tapanuli Utara (Taput) dan rute Pasir Pangaraian-Medan via Silangit.

Keterangan Kepala Satuan Kerja (Satker) Bandara Udara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian, Winardi, Rabu (5/12), masyarakat Rohul dan masyarakat dari Sumetara Utara (Sumut) sudah bisa memanfaatkan jasa penerbangan, melalui trayek langsung dari Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian, bisa dimanfaatkan untuk kegiatan bisnis maupun bepergian.

Tiket penerbangan ditawarkan juga cukup murah dan terjangkau, trayek Pasir Pangaraian-Siborong borong Taput hanya dikenakan tiket Rp 276.700 per orangnya, sedangkan untuk rute Pasir Pangaraian-Medan Rp 670 ribu per orang, sedangkan jadwal penerbangan, masih dua kali kali seminggu yakni setiap Senin dan Rabu.

Pesawatm menggunakan, Susi Air jenis grand Karapan, berkafasitas angkut 12 shiff (penunpang), penerbangan ini, merupakan subsidi printis kerja sama dengan Direktorat Penerbangan Udara Jakarta, meski baru tahap sosialisasi dan promosi, tapi sudah dilaksanakan penerbang dalam dua pekan ini.

Bantuan anggaran subsidi perintis, berada di Bandara Sibolangit, Taput, sedangkan Bandara Tuanku Tambusai sendiri, sebagai bandara persinggahan, penjualan tiket masih dilakukan petugas bandara dan belum seperti penerbangan lainnnya.

Target operasi reguler penerbangan Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian ke rute penerbangan ke Tapsel maupun Medan, ke depannya membuka akses jalur keluar masuk warga Sumut untuk, berinvestasi di Rohul ini, rute penerbangan dibuka menjanjikan, maka akan dilanjutkan, maka perlu dilakukan evaluasi apakah layak dilanjutkan atau dihentikan.

Jalur penerbangan sudah ada bisa dimanfaatkan masyarakat, selain ongkos murah dan mendapat subsidi, diharapkan bisa membuka akses masyarakat luar  masuk ke Rohul untuk berinvestasi, sehingga Rohul sebagai kabupaten terluas disector perkebunan khususnya kelapa sawit, bisa banyak dilirik para investor.  (dab)

Asik, Warga Rohul Sekarang Bisa Naik Pesawat ke Tapanuli Utara

Pesawat Susi Air di bandara Tuanku Tambusai PasirPangaraian Rokan Hulu ( Segmennews.com )- Penerbangan reguler dari Bandara Tuanku Tambu...

Selasa, 06 November 2012

PasirPangaraian (Segmennews.com)- krisis penerangan listrik masih jadi masalah di Kabupaten Rokan Hulu, hal itu terbukti sekitar 30 persen Desa di Kabupaten Rohul belum teraliri listrik. Namun Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Rohul menargetkan tahun 2014 30 persen tersebut sudah teraliri Listrik.

Kepala Dinas Pertamabangan Rohul Bisman, Senin (5/11), melalui program Lides tahun 2012 ini, untuk memenuhi kebutuhan listrik tersebut, pihaknya membangun  3 KM Jaringan Tegangan Menegah (JTM) di Sungai Kuning Desa Kabun Kecamatan Kabun, disamping itu 163 tiang baru untuk menghubungkan jaringan listrik di daerah pedesaan.

“Kita tetap upayakan pembangunan penerangan listrik merata di seluruh desa Kabupaten Rohul, baik melalui dana APBD Rohul, APBD Provinsi dan APBN, namun tentu dilakukan secara bertahap, dari jumlah desa di Rohul sekitar 40 Desa belum dialiri listrik, baru menggunakan listrik PLTD yakni genset,” ungkapnya.

Dengan adanya listrik tersebut lanjutnya, maka tentunya dapat mengurangi untuk membeli minyak, khususnya di 3 Kecamatan paling membutuhkan aliran penerangan listrik, yakni Kecamatan Tambusai Utara, Bonai Darusslam dan sebahagian desa di Kecamatan Rambah Hilir, tetap ada komunikasi aktif dengan pihak terkait seperti PT. PLN dan  pemerintah pusat.

“Tahun 2014 mendatang ada program pembangunan Gardu Induk (GI) kapasitas 150 KA. Sedangkan Rohul hanya  membutukan 145 MW, kemudian Rohul masih kekurangan sekitar 30 MW, juga untuk mengatasi krisis listrik adanya penyambungan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dari Bangkinang,” terangnya.

Ditambahkan, masih dalam konteks mengatasi krisis listrik, Pemkab Rohul  bersama Perusahaan Daerah (Perusda) telah membuat MOU dengan pihak investor dari Korea dan Thailand untuk membuat listrik dari biogas atau tangkos Kelapa Sawit, jadi semuanya akan diupayakan secara maksimal pengelolaanya.

“Kita tetap komit Rohul dapat teralairi listrik hingga ke pedesaan berbagai upaya telah dilakukan, mudah-mudahan tidak ada hambatan untuk realisasi target program itu,” tutupnya. (dab)

Rohul Krisis Listrik, Distamben Targetkan 2014 Tuntas

PasirPangaraian ( Segmennews.com )- krisis penerangan listrik masih jadi masalah di Kabupaten Rokan Hulu, hal itu terbukti sekitar 30 pers...

Selasa, 23 Oktober 2012

Gardu Penambahan daya PLN di Pelalawan (hr)
Pangkalan Kerinci (Segmennews.com)- Lima bulan terakhir, warga Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan dibuat 'gelisah' akibat pemberlakuan pemadaman bergilir oleh PLN setempat.

Dalam situasi tak menentu tersebut, Pemerintah Kabupaten Pelalawan pun akhirnya berusaha keras untuk membangun pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) berkapasitas 20 Megawatt (MW).

Penyaluran listrik di Kota Pangkalan Kerinci selama ini ditangani PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata. Hanya saja, kedua perusahaan ini masih mengandalkan suplai daya listrik dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) melalui PT Riau Prima Energi (RPE).

Tak mengherankan, ketika pasokan listrik dari RPE terganggu akibat adanya kerusakan pada salah satu mesinnya, PT PLN dan BUMD Tuah Sekata dibuat kelimpungan. Pemberlakuan pemadaman bergilir pun terpaksa dilakukan, terutama pada saat beban puncak mulai petang hingga malam.

Salah seorang penggagas berdirinya Kabupaten Pelalawan, HT Saheran mengaku prihatin atas kondisi kelistrikan di Pangkalan Kerinci. "Masyarakat mengeluhkan pemadaman listrik bergilir, terutama pelanggan listrik BUMD Tuah Sekata. Pemadaman sangat mengganggu aktivitas warga sehari-hari," tuturnya.

Tokoh masyarakat, yang juga ketua RW di lingkungan tempat tinggalnya di Jalan Raya Lintas Timur Pangkalan Kerinci ini mengungkapkan, pemadaman bergilir juga membuat dunia usaha terganggu. "Kondisi ini harus segera diatasi, pihak-pihak terkait harus duduk bersama," pintanya.

Di tempat terpisah, Direktur Utama BUMD Tuah Sekata, Fakhrullazi mengaku bisa memahami kekecewaan pelanggan atas kondisi ini. Dia memastikan, pemadaman listrik pelanggan tidak ada unsur kesengajaan. "Pemadaman itu pilihan sulit dan kami terus berupaya agar listrik stabil," katanya.

BUMD Tuah Sekata, saat ini memiliki lebih dari 3 ribu pelanggan di kalangan masyarakat. Pelanggan terbesarnya berasal dari instansi pemerintahan. Dengan jumlah pelanggan itu,  Tuah Sekata baru mampu memenuhi pasokan sebanyak 2 MW dari sekitar 3 MW.

Fakhrullazi mengakui, pembangunan PLTG merupakan solusi tepat untuk mengatasi krisis listrik, khususnya di Kabupaten Pelalawan. Tak heran, dia pun berharap program pembangunan PLTG bisa selesai tepat waktu. (hr/snc)

Mencari Solusi Krisis Listrik di Pelalawan

Gardu Penambahan daya PLN di Pelalawan (hr) Pangkalan Kerinci ( Segmennews.com )- Lima bulan terakhir, warga Kota Pangkalan Kerinci, Kab...

Senin, 15 Oktober 2012

Landasan Pacu Bandara TT Rohul diperpanjang 2200 Meter
PasirPangaraian (Segmennews.com)- Landasan bandara Tuanku Tambusai (TT) Pasir Pangaraian Kabupaten Rokan Hulu semula memiliki panjang 1500 Meter akan diperpanjang 2.200 meter lagi, melalui dana APBN Rp 156 Miliar.

Demikian disampaikan Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi pekan lalu, menurutnya, perpanjangan landasan tersebut berlebih dari yang diajukan. Semula duiajukan hanya 1.850 meter, namun karena Pusat menilai bahwa perpanjangan yang hanya 1.850 meter tersebut belum memadai, sehingga Pusat menambah menjadi 2200 meter.

"Semula kita hanya merencanakan Pesawat Foker 100, kemudian dengan penambahan tersebut Pesawat berbadan lebar atau Pesawat umum bisa mendarat di bandara Tuanku Tambusai," Ujar Bupati.

Sebutnya, dengan adanya Penerbangan Reguler pada tahun 2013 nanti, maka penumpang Pesawat akan cukup ramai. Diperkirakan mencapai 60 ribu karyawan perusahaan Perkebunan, Pertanian dan Pabrik yang ada di Kabupaten Rohul.

"Jika mereka menggunakan jasa Pesawat sebanyak 10 persen atau 6000 orang saja di akhir pekan, maka secara Reguler akan terbang hari Jumat, sabtu dan minggu Domestik sudah terjamin, belum lagi penerbangan oleh birokrasi di Rohul dan masyarakat umum," sebutnya.

"Bandara TT sangat potensi di buka di Rohul, dengan peberbangan Rohul ke Jakarta, Medan, Batam dan berbagai jurusan yang ada di Indonesia," katanya. (idab)

Perpanjangan Landasan Bandara TT Rohul Telan dana Rp 156 Miliar

Landasan Pacu Bandara TT Rohul diperpanjang 2200 Meter PasirPangaraian ( Segmennews.com )- Landasan bandara Tuanku Tambusai (TT) Pasir P...

 

berdaulat.co © 2015 - Blogger Templates Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com