Tampilkan postingan dengan label Bengkalis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bengkalis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Januari 2013

Bengkalis (Segmennews.com)-Mahasiswa Universitas Terbuka Pakning, Kabupaten Bengkalis, Riau menuding uang kuliah mereka diduga telah di mark up tanpa alasan yang jelas. Sehingga, mereka minta pertanggungjawaban pihak kampus dan mengembalikan dana yang sudah disetorkan itu.

Yahya Sofyan, seorang mahasiswa UT mengungkapkan, ada dugaan dana semester dinaikan sepihak.

Selama ini, katanya, mahasiswa menyetor uang kuliah Rp1,8 juta per semester. Padahal, seharusnya Rp1,15 juta dan paling tinggi Rp1,3 juta. Artinya pengelola UT mengambil keuntungan Rp500 ribu.

“Sesuai data yang kita peroleh di UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Bukit batu, seharusnya kita (mahasiwa, red) hanya menyetor paling tinggi Rp1,3 juta. Kenapa harus menyetor Rp1,8 juta. Berarti ada selisih angka sebesar Rp500 ribu per semester setiap mahasiswa. Jika dikalikan dengan jumlah mahasiswa yang mencapai 200 orang, sudah berapa uang itu?. Jadi, kita menuntut ganti rugi,” ungkapnya, seperti yang dikutip dari riauterkini.com.

Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Bukitbatu, melalui Kasi Pendidikan Syamsir, tidak membantah keberatan mahasiswa. Karena ulah pengurus UT yang sengaja menaikkan iuran semester kuliah mahasiswa tersebut.

“Kita telah melakukan pertemuan dengan pihak UT di Pekanbaru serta pihak dinas, untuk menggantikan ketua pengurus lama. Karena beberapa mahasiswa telah melapor ke dinas," imbuhnya. (*/snc)

Uang Kuliah Mahasiswa UT Diduga Markup

Bengkalis ( Segmennews.com )-Mahasiswa Universitas Terbuka Pakning, Kabupaten Bengkalis, Riau menuding uang kuliah mereka diduga telah di...

Selasa, 29 Januari 2013

int
Duri (Segmennews.com)- Peristiwa perampokan pada Selasa (29/1) sekitar pukul 12.00 WIB terjadi di Jalan Sudirman  Duri Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Kali ini korbannya Kepala Desa Bumbung Abdula Razak Uang Alokasi Dana Desa sebesar Rp250 juta yang baru saja diambil dari Bank Riau Duri.

Menurut Abdul Razak yang ditemani isterinya Susilawaty, setelah keluar  dari Bank Riau Jalan Hang Tuah Duri dengan menggunakan mobil Avanza BM 1734 RE warna silver, terdengar suara ban agak kempes. Namun perjalanan tetap juga dilanjutkannya hingga melewati pasar Duri Jalan Sudirman.

Setelah sampai di dekat Jalan Kejaksaan, tepatnya di depan Puskesmas Duri, ia berusaha mengecek ban dan ternyata sudah kempes. Saat sibuk menndongkrak ban untuk diganti, ada sepeda motor berhenti dan langsung masuk ke dalam mobil melalui pimtu depan sebelah kanan. Selanjutnya tas hitam berisi uang sebesar Rp250 juta langsung dibawa kabur.

“Saya tidak tahu bilang apa lagi, uang itu uang ADD untuk pembangunan Desa Bumbung,” kata Abdul Razak dengan wajah pucat.

Saksi saat kejadian tersebut mengatakan, pelaku perampokan itu ada dua orang  menggunakan sepeda motor jenis Suzuki Satria Fu warna hitam. Usai mengambil tas dalam mobil, pelaku tancap gas dengan kecepatan tinggi ke arah Simpang Garoga.

“Kemungkinan pelaku telah mengintai sejak mulai dari Bank Raiu, dengan cara memasang paku ke ban mobilnya agar korban berhenti lalu dilakukan perampokan,” ujar warga.

Kepolsek Mandau, Kompol Dani Ardiantara melalui Kanit Reskrim AKP Meitertika kepada wartawan membenarkan aksi tersebut, dan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku. (dn/ur)

Modus Bocorkan ban Mobil, Rampok Gondol Rp 250 Juta dari Kades di Mandau

int Duri ( Segmennews.com )- Peristiwa perampokan pada Selasa (29/1) sekitar pukul 12.00 WIB terjadi di Jalan Sudirman  Duri Kecamatan ...

Jumat, 25 Januari 2013

Duri (Segmennews.com)- Bupati Bengkalis Ir H Herliyan Saleh MSc, Jumat (26/1/2013), secara simbolis menyerahkan e-KTP kepada perwakilan dari setiap desa dan kelurahan di Kecamatan Mandau.

Penyerahan yang dilaksanakan di Gedung Bathin Betuah Kantor Camat Mandau, dihadiri Asisten I Burhanuddin, sejumlah Kepala Dinas dan Kabag serta kepala desa dan Lurah se Kecamatan Mandau.

Selain itu ada 3 kegaiatan yang dilaksanakan Bupati Bengkalis. Diantaranya  penyerahan bantuan mnasing-masing 1 unit mobil ambulance kepada Pemerintahan Desa Bumbung, Desa Kesumbu Ampai, Desa Harapan Baru dan juga kepada Lurah Pematang Pudu.

Selanjutnya juga menyerahkan 2.000 eksemplar buku Al Quran kepada Camat Mandau Drs.H.Hasan Basri,MSi yang dibagikan kepada masyarakat secara gratis. Selanjutnya persemian kotak saran yang ditempatkan di kantor Camat Mandau .

"Saat ini di Kabupaten Bengkalis telah berhasil merekam sebanyak 284.547 e-KTP. Dari jumlah tersebut sebanyak 210.645 lembar telah selesai diterbitkan oleh pemerintah pusat.

Sementara itu khusu untuk kecamatan Mandau jum;lah e KTP yang sudah selesai diterbitkan dan siap dibagikan kepada masyarakat sebanyak 101.260 lembar atau 87.43 persen dari 115.832 jiwa atau 81,20 persen yang telah melakukan perekaman .

“Bagi masyarakat yang belum selesai e KTP nya dari pusat diharapkan untuk bersabar,karena masih dalam proses,sementara bagi masyarakat yang belum melakukan rekam e KTP diharapkan untuk segera melakukannya,karena masih ada waktu hingga tahun 2013 masih ditetapkan gratis terutama bagi anak yang baru pertama kali memiliki KTP,”,terang Bupati dalam saambutannya.

Dari data yang diperoleh Bupati di UPTD Discapilduk Mandau diketahui masih ada 18.8 atau sebanyak 28.816 jiwa persen penduduk yang belum merekam e KTP  .”Untuk itu saya minta kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,UPTD,Camat,Lurah dan Kepala Desa,Ketua RT,RW untuk dapat melanjutkan perekaman e KTP .

Bupati Bengkalis juga menyampaikan agar masyarakat segera melengkapi identitas kependudukan melalui e KTP karena sangat memberi manfaat besar kepada masayarakat sendiri.Sehingga dapat mencegah dan menutup peluang KTP ganda,KTP palsu.Selain itu juga untuk mendukung program terwujudnya data base kepoendudukan secara akurat,serat untuk mempermudah masyarakat untuk memperoleh pelayanan dari lembaga pemerintah,perbankan dan pihak swasta.Terutama dalam menghadapi Pilgubri tahunh 2013 ini,Pemilu 2014.

“Kami harapkan program e KTP di Kabupaten Bengkalis dapat berjalan sesuai dengan  harapan sehingga tidak ada lagi warga yang tidak memiliki e KTP,”,harap Bupati menutup sambutannya. (Adv/ur)

Bupati Bengkalis Serahkan e-KTP kepada Warga Mandau

Duri ( Segmennews.com )- Bupati Bengkalis Ir H Herliyan Saleh MSc, Jumat (26/1/2013), secara simbolis menyerahkan e-KTP kepada perwakilan ...

Kamis, 24 Januari 2013

Bengkalis( Segmennews.com)- Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh menyerahkan bonus sebesar Rp 178,5 juta kepada peserta terbaik pada MTQ XXXI tingkat Provinsi Riau, di Bengkalis. Bonus yang diserahkan bervariasi antara Rp 2,5 juta hingga Rp 20 juta. Penyerahan bonus kepada 21 peserta MTQ XXXI terbaik ini, bertepatan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad, di Masjid Istiqomah jalan Patimura Bengkalis, Rabu (23/1) malam.

Secara rinci peserta yang mendapat bonus antara lain, Yossi Okta terbaik I tilawah dewasa putri, Rp 20 juta, Satria Efendi terbaik I khattil Qur’an Hiasan mushaf Rp 20 juta, M Dalimanul Hakim terbaik I hifdzil qur’an 1 juz tilawah putra Rp 15 juta, Eka Purnama Dewi, Syamratul Affida, Khomariah (terbaik I syarhil qur’an beregu) Rp sebesar 30 juta. Sedangkan terbaik terbaik II mendapat Rp 10 juta, terbaik III Rp 7,5 juta, harapan I Rp 5 juta, harapan II  Rp 3.5  juta dan harapan III  Rp 2,5 juta.

Di kesempatan itu, Herliyan mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih dan official kafilah Kabupaten Bengkalis yang telah bekerja keras dan berlatih demi suksesnya prestasi tuan rumah. 

“Walaupun pada event MTQ XXXI Tingkat Provinsi Riau, Kabupaten Bengkalis tidak menjadi juara umum, namun kita patut berbangga karena seluruh peserta dari kafilah kita murni putra daerah, semoga dengan bonus yang diberikan menjadi motivasi bagi para peserta agar kedepannya menjadi lebih baik lagi, ” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Herliyan juga menyerahkan Al Quran kepada Camat Bengkalis, pengurus Masjid Istiqomah, SKPD dan lembaga pendidikan di Kecamatan Bantan. Pembagian Al Quran ini, sebagai upaya pemerintah untuk membumikan Al Quran di Kabupaten Bengkalis melalui budaya maghrib mengaji.

“Selain gerakan maghrib mengaji, saya juga menghimbau sekolah-sekolah untuk rutin melaksanakan tadarus Al Qur’an. Insya Allah mulai tahun ini selain muatan lokal Arab Melayu, juga akan memasukan mata pelajaran baru yakni akhlak budi pekerti Melayu,” papar Herliyan. (Adv)

Bupati Bengkalis Beri Bonus Terbaik MTQ Sebesar Rp 178,5 Juta

Bengkalis( Segmennews.com)- Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh menyerahkan bonus sebesar Rp 178,5 juta kepada peserta terbaik pada MTQ XXXI ...

Senin, 21 Januari 2013

int

Duri (Segmennews.com)- Jajaran Polsek Mandau Jumat (18/1/2013), sekitar pukul 23.30 WIB, di Jalan Hang Tuah Duri mengamankan puluhan ton ikan teri yang dikemas dalam  1.048 kotak.

Ikanan teri yang dibawa dari Dumai tersebut diduga adalah ikan teri impor  dengan tujuan Jambi. Penangkapan terhadap ribuan kota ikan teri tersebut dilakukan karena saat dilakukan pemeriksaan tidak dapat menunjukkan sertifikat dari badan karantina, namun hanya dilengkap dengan surat keterangan barang dari salah satu koperasi di Dumai yang isinya adalah makanan.

Kapolsek Mandau Kompol Dani Ardiantara,SIK saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim  AKP Maitertika SH MH saat di ruangannya, Senin (21/1), mengatakan, setelah mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada truk membawa kotak yang berisi ikan teri. Mendapat laporan  tersebut anggota langsung melakukan pemeriksaan  di Jalan Hang Tuah Duri.

“Saat kita periksa, terlihat adalah kotak, namun setelah dicek isinya ikan teri. Kemudian kita meminta surat resmi membawa barang tersebut, namun yang ditunjukan adalah surat pengantar barang oleh salah satu Koperasi dari Dumai. Dalam surat itu disebut makanan, padahal ikan teri,” terang Kanit Reskrim Polsek Mandau.

Dalam kasus ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan  dengan sasaran objek barang yang dibawa dan siapa pemilik barang tersebut.

“Kepada pemilik barang kita sangkakan pasal 31 ayat 1 UU No:16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan dengan ancaman hukuma 3 tahun penjara dan denda Rp150 juta,” terang Maitertika.

Ditambahkannya, kasus ini akan terus dikembangkan karena merugikan negara karena seharusnya tidak lepas dari Bea Cukai. Apalagi Dumai tidak termasuk palabuhan impor jenis ikan.

“Kita akan terus kembangkan guna membrantas di bidang karantina,” tegas Kanit Reskrim Polsek Mandau. (ur/snc)

Polsek Mandau Amankan 1.048 Kotak Ikan Teri

int Duri ( Segmennews.com )- Jajaran Polsek Mandau Jumat (18/1/2013), sekitar pukul 23.30 WIB, di Jalan Hang Tuah Duri mengamankan pulu...

Duri (Segmennews.com)- Memang tidak semua bantuan-bantuan untuk dunia pendidikan itu selalu terealiasi dengan baik, terutama masalah sarana dan prasarana.

Walaupun ada yang bantuan yang siap di bangun dan di fungsikan, tetapi tetap saja masih ada yang terbengkalai. Seperti yang terjadi pada Sekolah Dasar (SD) Negeri 14 Duri, beralamat di Jalan Inpres Ujung, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Ada tiga unit bantuan ruangan kelas yang di anggarkan melalui Bantuan Sosial (Bansos) dari Pemerintah Pusat saat ini terlihat ngangur.

Menurut Kepala SDN 14 Duri, Muslim T Spd ketika di temui baru-baru ini di ruangan kerjanya mengatakan bahwa, bantuan tiga unit ruangan kelas tersebut sudah sejak tahun 2007 silam. Namun entah kenapa bangunannya kok baru sebatas selesai pada dinding dari batu bata.

Melihat hal tersebut, kasek sudah sering mengusulkan ke pemerintah agar bangunan ruangan kelas tersebut bisa di selesaikan sehingga bisa di fungsikan oleh sekolah, namun pada kenyataannya sampai tahun 2013 pun belum ada kabar juga.

Bahkan sudah ada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis maupun provinsi yang melihat langsung ke sekolah bangunan tersebut tapi hanya sekedar melihat. Nyatanya sampai sekarang belum juga di selesaikan.

“Memang pekerjaan bantuan 3 unit ruangan kelas tersebut bukan sejak saya menjadi kepala sekolah disini. Karena setelah saya menjadi kepala sekolah disini sejak 2008 bangunan tersebut sudah ada,” cetus kasek. (ur/snc)

Tiga RKB SDN 14 Duri Dimubazirkan

Duri ( Segmennews.com )- Memang tidak semua bantuan-bantuan untuk dunia pendidikan itu selalu terealiasi dengan baik, terutama masalah sa...

Kamis, 03 Januari 2013

Bengkalis (Segmennews.com)-Sebanyak 43 anggota Polres Bengkalis mendapat reward atau penghargaan selama bertugas ditahun 2012. Penghargaan yang diberikan tidak lain bertujuan untuk meningkatkan kinerja serta prestasi Polri dijajaran Polres Bengkalis. Hal itu diutarakan Kapolres Bengkalis AKBP Ulung Sampurna Jaya, SIK, Kamis (3/1) kemarin.

Reward yang diberikan itu juga terkait dengan dedikasinya selama bertugas. AKBP Ulung juga akan berjanji dan terus berupaya meningkatkan kinerja Polres Bengkalis.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada seluruh anggota Polres Bengkalis yang memiliki dedikasi tinggi kepada masyarakat yang ikut berpartisipasi aktif membantu tugas-tugas kepolisian.

"Tidak lupa, Kapolres juga  menyampaikan ucapan Terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada seluruh anggota Polres Bengkalis yang memiliki dedikasi tinggi dan kepada masyarakat yang ikut berpartisipasi aktif membantu tugas-tugas kepolisian,”kata AKBP Ulung Sampurna Jaya.

Disamping reward, Polres juga memberikan sanksi dan punishment, kepada oknum anggota yang melakukan pelanggaran. Tercatat ada 37 pelanggaran yang dilakukan oleh oknum anggota Polres Bengkalis dengan rincian 3 pelanggaran dilakukan oleh perwira dan 34 pelanggaran dilakukan oleh bintara.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 31 pelanggaran telah selesai disidang. Pelanggaran yang dilakukan adalah mengkonsumsi narkoba sebanyak 13 kasus, tidak masuk dinas 8 kasus, melakukan perbuatan/perilaku yang merugikan dinas Polri sebanyak 14 kasus dan sisanya penyalahgunaan wewenang 2 kasus.(ur/snc)

43 Anggota Polres Bengkalis Terima Reward

Bengkalis ( Segmennews.com )-Sebanyak 43 anggota Polres Bengkalis mendapat reward atau penghargaan selama bertugas ditahun 2012. Penghargaan...

Selasa, 01 Januari 2013

Bengkalis (Segmennews.com)- Penumpang jasa penyeberangan atau Roll On Roll Off (Ro-Ro) tujuan Dumai-Tanjung (Tj.) Kapal Rupat mengeluhkan kualitas layanan penyeberangan yang ada di daerah tersebut.

Selain dari kondisi kapal atau armada yang belum memadai, para penumpang yang ingin melakukan penyeberangan juga merasa was-was ketika menaiki armada roro yang disediakan berupa kapal layaknya  Long Craft Tank (LCT) itu.

"Sebenarnya kita sangat mengeluhkan kondisi roro yang ada dari Dumai ke Rupat atau sebaliknya. Kapalnya cukup sempit dan masih terlalu kecil padahal setiap hari cukup ramai penumpang," tutur Riki salah seorang warga Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat Selasa (1/01/2013).

Menurut Riki, jasa penyeberangan yang dikelola Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Riau itu, seharusnya kapak yang digunakan sudah diganti. Warga yang memanfaatkan semakin lama semakin bertambah, bahkan peran roro cukup positif meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Pulau Rupat. Kemudian, dari sisi keamanan di laut dengan kondisi angin kencang, penumpang juga merasa sedikit ketakutan.

“Seharusnya sudah diganti dengan yang lebih layaklah, atau ada penambahan tidak seperti sekarang. Apalagi kalau ada angin, saya sendiri agak ketakutan kalau terjadi apa-apa di tengah laut. Padahal roro ini juga menambah gairah ekonomi,” katanya lagi.

Sementara itu, ditambahkan Riki apalagi pada saat kapal satu-satunya itu mengalami rusak atau sedang docking. Penumpang yang biasa memanfaatkan jasa roro tersebut terpaksa menggunakan kapal kayu dengan harga yang jauh lebih mahal.

"Kalau sedang rusak, sepertinya lumpuh. Para pedagang sayur atau lainnya yang biasa ke Rupat terpaksa menggunakan jasa kapal pompon dengan harga jauh lebih mahal kalau ingin menyeberang. Nah, kalau begitu mau dijual berapa lagi sayurannya kepada masyarakat,” tambahnya. (ur/snc)

Layanan Roro Dumai-Rupat Kurang Maksimal

Bengkalis ( Segmennews.com )- Penumpang jasa penyeberangan atau Roll On Roll Off (Ro-Ro) tujuan Dumai-Tanjung (Tj.) Kapal Rupat mengeluhka...

Sabtu, 15 Desember 2012

BENGKALIS (Segmennews.com)- Kafilah Rokan Hulu atas  nama Nurul Aulia berhasil melewati babak penyisihan dan masuk final pada cabang Tahfiz 20 juz putri Musabaqah Tilawatil  Qur’an XXXI Riau di Bengkalis.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Drs. H. Ahmad Supardi, MA, Sabtu (15/12). Sementara untuk tahfiz 20 juz putra gagal masuk final. ‘’Alhamdulillah tahfiz 20 juz putri kita masuk pinal, kalau putra gagal,’’ujarnya.

Lebih lanjut Supardi mengharapkan, masuk finalnya cabang tahfiz 20 juz putri ini menjadi langkah awal keberuntungan bagi Rohul, diharapkan bisa diikuti oleh kafilah Rohul pda cabang lainnya.

‘’Kita berharap cabang yang lainnya mengikuti langkah tahfiz 20 juz putri ini, sehingga kafrilah Rohul bis berjaya di MTQ XXXI di bengkalis ini,’’tuturnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya Pasca pembukaan, Rabu (12/12) malam lalu, sejumlah cabang yang dilombakan pada Musabaqoh Tilawatil Qur"an (MTQ) XXXI Provinsi Riau telah mulai diperlombakan. Kafilah Kabupaten Rokan Hulu yang mengikuti 19 Cabang Perlombaan pun hampir seluruhnya sudah tampil.

Cabang perlombaan yang telah diikuti kafilah Rokan Hulu, dijelaskan Supardi antara lain, Cabang Fahmil Al Qur'an, Syarhil Al Qur'an, Musyabaqah Menulis Ilmiah Al Qur'an (M2IQ), Khattil Qur'an dekorasi, Khattil Qur'an Naskah, Khattil Qur'an Hiasan, Tilawah Cacat Netra putra dan putri, Tilawah remaja putra putri, Tilawah anak-anak putra putri, Tilawah Remaja putri, Qiraat putri, Tahfiz 1 juz, Tahfiz 5 juz, Tahfiz 10 juz dan 20 Juz.(rls/gib)

Tahfidz 20 Juz Putri Rohul Maju ke Final MTQ di bengkalis

BENGKALIS ( Segmennews.com )- Kafilah Rokan Hulu atas  nama Nurul Aulia berhasil melewati babak penyisihan dan masuk final pada cabang Tahfi...

Sabtu, 08 Desember 2012

Bengkalis (Segmennews.com)- Patroli bersama Polair Res Bengkalis dengan Polair Mabes Polri berhasil mengamankan Kapal Motor Anugrah Maranatha GT 34 no 140/GGH yang berangkat dari Tanjung Balai Karimun tujuan Pekanbaru  bermuatan puluhan ton  bawang merah dan bawang bombay asal malaysia tanpa dilengkapi  dokumen yang sah diperairan Merbau, Jumat (7/12) kemarin.

Kapolres Bengkalis AKBP Toni Ariadi Effendi melalui Kasat Polair Akp. Angga F. Herlambang membenarkan adanya penangkapan ini. "Kita bekerjasama dengan Kapal Patroli Mabes Polri mengamankan bawang yang diduga ilegal dikarenakan tidak dilengkapi dokumen yang sah," terang Kasat termuda di Polres Bengkalis ini.

Kapal yang dinahkodai Sulung (45) warga Medan ini langsung digiring ke markas Polair, sebelum diamankan pihak Polair sudah berkoordinasi dengan Karantina Pertanian Wilker Bengkalis untuk proses selanjutnya.

Penanggung Jawab Karantina Pertanian  Wilker Bengkalis Drh. Farida Hanum menerangkan kepada sejumlah wartawan bahwa KM Anugrah Maranatha pengangkut bawang  ini sudah melanggar Peraturan Menteri Pertanian (Permentan-red) no 43 tahun 2012 tentang tindakan karantina tumbuhan untuk pemasukan sayuran, umbi, lapis segar ke dalam wilayah negara Republik Indonesia.

"untuk pelabuhan tumbuhan dari luar negeri sudah ditentukan, ada 4 pelabuhan tersebar di Indonesia, Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Soekarno-Hatta Makasar, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang. Ada pengecualian untuk pelabuhan Tanjung Balai Karimun tetapi tumbuhan yang masuk tidak diperbolehkan keluar dari wilayah pengecualian tersebut," terang Ibu berjilbab ini.

Puluhan ton bawang kini diamankan di gudang milik Polair sambil menunggu proses administrasi selama 14 hari kerja untuk selanjutnya dimusnahkan.

Ditanya pasal apa yang dikenakan dan pemilik bawang tersebut, Komandan Kapal Patroli Kedidi Mabes Polri Ipda. Agung Prasetya menjawab. "Nahkoda kapal yang membawa bawang ini kita kenakan pasal 31 ayat 1 UU no 16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan dengan ancaman 3 tahun kurungan penjara dan denda 150 juta rupiah, mengenai siapa pemiliknya masih dalam tahap penyidikan," jawab Agung.(sn/ur)

Puluhan Ton Bawang Diamankan di Perairan Bengkalis

Bengkalis ( Segmennews.com )- Patroli bersama Polair Res Bengkalis dengan Polair Mabes Polri berhasil mengamankan Kapal Motor Anugrah Mara...

Rabu, 05 Desember 2012

Pinggir (Segmennews.com)- Walaupun pihak sekurity Chevron Pasifik Indonesia (CPI) sangat ketat melakukan pengamanan terhadap asset CPI  di wilayah Mandau Dan Pinggir, namun pihak CPI tetap saja masih kecolongan.

Kejadiannya bermula,  Senin (3/12) sekitar pukul 16.00 Wib, tepatnya tidak jauh dari Perumahan Cendana, Kelurahan Balai Raja Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, hampir saja  terjadi pencurian minyak melalui pipa dan kran 3/4 inci, sebab ditemukan selang terpasang sepanjang 100 meter, diduga ulah OTK untuk mencuri minyak.

Iwan Gunawan, seorang warga yang melihat hal tersebut mengatakan, bahwa sesampainya  di TKP, pipa minyak CPI sudah di lubangi dan di pasang kran oleh OTK yang diduga untuk mengambil minyak mentah Dari pengamatan Iwan bahwa pelaku sepertinya sudah sangat profesional.

"Saya juga melihat ada petugas CPI yang sedang melakukan pelepasan kran selang yang di pasang pada pipa yang telah di bobol OTK. Untung saja pipa tersebut tidak mengeluarkan semburan minyak mentahnya ke permukaan," terang Iwan.

Humas Relation Media Center CPI, Dwi Pujosutrisno ketika di konfirmasi, Rabu (5/12) membenarkan terjadinya upaya pencurian minyak mentah di pipa CPI yang dilakukan oleh OTK. Untung pencuri tersebut belum sempat mengambil minyak di tandai selang penyaluran masih bersih, jelas Dwi. Aksi tersebut diketahui pertama kali oleh security yang sedang bertugas di lokasi tersebut. (ur/snc)

Pipa CPI di Pinggir di Lubangi OTK

Pinggir ( Segmennews.com )- Walaupun pihak sekurity Chevron Pasifik Indonesia (CPI) sangat ketat melakukan pengamanan terhadap asset CPI  di...

Minggu, 02 Desember 2012

Duri (Segmennews.com)- Bupati Rokan Hulu (Rohul) Achmad MSi, Sabtu (1/12) sekitar pukul 17.00 WIB menyempatkan diri singgah di Posko Garuda. Kehadiran  bakal calon Gubernur Riau disambut hangat oleh  ratusan relawan Mandau. Achmad memberikan berbagai arahan dan petunjuk kepada seluruh relawan untuk melaksanakan misi dan visi kepada masyarakat kedepan.

Dari beberapa item yang disampaikan Achmad, tidak ketinggalan klarifikasi tentang adanya dugaan  korupsi masalah genset terhadap dirinya. Menurut Achmad apa yang ditudingkan orang yang tidak bertanggung jawab tersebut adalah fitnah, karena hal itu tidak benar.

“Itu adalah fitnah karena tidak benar.Hal itu  sengaja dilakukan pihak lain untuk mengurangi popularitas  saya di masyarakat,” terang Achmad.

Kasus genset yang menghangat saat ini, katanya, terjadi pada masa Bupati Rohul sebelumnya. Diakui Achmad. sebelum menjabat Bupati, Pemkab Rohul menganggarkan dana untuk pembangunan listrik tenaga genset sebesar Rp.46 M.Dan pada saat itu Bupati lama telah mencairkan dana awal (uang muka)  sebesar Rp.7,9 M walau pelaksanaan pembangunan proyek belum dilaksanakan.

“Setelah saya dilantik menjadi Bupati 19 April 2006 lalu,saya  langsung meminta kepada BPK untuk melakukan audit terhadap proyek tersebut,dan karena banyak masalah maka proyek tersebut dibatalkan,” terang Achmad.

Selain itu Achmad juga memberikan arahan terhadap selurruh relawan yang sudah dibentuk di Mandau untuk kedepan lebih kreatif dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat.Apalagi mengingat pada Januari mendatang akan dilakukan survey melalui LSI terhadap balon Gubri dari Partai Demokrat.

“Dari hasil survey tersebut nanti DPP PD dapat  ketahui siapa yang dibawa perahu Partai Demokrat untuk maju di Pilgubri 2013 mendatang,yang jelas PD akan mengusung balon  yang layak dan dapat memenangkan pertarungan,” pungkasnya. (ur/sn)

Achmad Bantah Terlibat Korupsi Genset

Duri ( Segmennews.com )- Bupati Rokan Hulu (Rohul) Achmad MSi, Sabtu (1/12) sekitar pukul 17.00 WIB menyempatkan diri singgah di Posko Gar...

Kamis, 22 November 2012


Bengkalis (Segmennws.com)-Masyarakat Bengkalis dihebohkan dengan beredarnya video mesum yang diduga kuat diperankan oleh mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Bengkalis yang berdurasi 12 menit, menurut informasi pembuatan video mesum ini dibuat disebuah rumah disekitaran Bengkalis Timur.

Salah seorang warga yang turut mendapatkan video itu dan minta namanya dirahasikan mengarakan, video adegan mesum bak film porno tersebut telah beredar luas dikalangan mahasiswa dan masyarakat di Bengkalis. Munculnya adegan syur layaknya suami istri itu juga menggegerkan mahasiswa kampus.

“Pemeran laki-lakinya itu kabarnya merupakan warga Desa Ketamputih, saya belum lihat videonya. Tapi kabar itu sampai dikampung sana,”ungkap warga yang minta namanya dirahasiakan itu.

Menurutnya, adegan video mesum yang berdurasi cukup lama yakni 12 menit 49 detik itu kuat dugaan dilakukan dirumah dan ada yang khusus mengambil video melalui handphone. Dugaan pemeran dalam adegan syur itu tiga orang. Pasalnya alas tempat tidur dari tembikar dan kasur tipis.

Video yang direkam dengan menggunakan kamera handpone itu beredar di masyarakat dan mahasiswa  dengan melalui handpone ke handpone.

Pihak perguruan tinggi setelah kami konfirmasi mengaku mendengar kabar tersebut tetapi masih dalam tahap penyelidikan apakah benar yang berperan di video tersebut mahasiswanya atau bukan karena ini menyangkut nama baik kampus.

“Saya baru dapat kabar, belum lihat videonya seperti apa. Nanti kita lakukan cross cek terkait video tersebut, dan mencari pembuktian dari video itu. Maka dari itu kita akan coba lakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada pemerannya,”kata pimpinan perguruan tinggi tersebut.

Belakangan juga dikabarkan, jika pihak keluarga wanita dalam adegan itu sudah sempat meminta video itu dihapus dari beberapa handphone dikalangan mahasiswa.  Tapi entah kenapa, video itu masih beredar luas.

“Kita masih dugaan saja, belum bisa dipastikan kalau mahasiswa yang ada diadegan itu mahasiswa kampus kita, namun sempat pihak wanita meminta kepada mahasiswa untuk menghapus video itu,”ungkap salah seorang dosen disalah satu perguruan tinggi di Bengkalis. (snc/urc)

Heboh Video Mesum Mahasiswa PT Bengkalis

Bengkalis (Segmennws.com) -Masyarakat Bengkalis dihebohkan dengan beredarnya video mesum yang diduga kuat diperankan oleh mahasiswa salah...

Senin, 19 November 2012

Bengkalis (Segmennews.com)- HS, mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdik) Kabupaten Bengkalis, resmi ditetapkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis sebagai tersangka, atas kasus dugaan korupsi penyimpangan anggaran atau markup pengadaan sistem pembelajaran Multi Media IPA SD/MI, Fisika SMP/MTs, Fisika SMA/MA Tahun Anggaran (TA) 2005 silam, senilai Rp 4.028.001.000.

Selain HS, selaku Pengguna Anggaran (PA) Disdik sebagai tersangka, Kejari Bengkalis juga menetapkan MN  sebagai tersangka, bertindak sebagai Direktur PT Sumber Rezeki Abadi (SRA), kontraktor pelaksana kegiatan proyek tersebut.

"HS dan DM yang sudah resmi kita tingkatkan statusnya sebagai tersangka. Keduanya menurut kita orang yang paling bertanggungjawab atas dugaan tindak pidana korupsi ini,"ujar Kepala Kejari Bengkalis Mukhlis, melalui Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Odit M, Senin (19/11).

Penetapan HS dan DM sebagai tersangka, sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan terhadap 19 saksi pengadaan Multi Media Disdik Kabupaten Bengkalis TA 2005 lalu itu. Meskipun telah ditetapkan dua orang sebagai tersangka, namun tidak menutup kemungkinan akan menetapkan tersangka lain, apabila dua alat bukti telah menyukupi.

Sementara itu, mantan Kadis Disdik Bengkalis HS yang dihubungi melalui via ponsel, Senin (19/11) kemarin mengutaraka, jika penyidik Jaksa baru memanggilnya sekali, yakni pada hari Selasa lalu.

"Memang penyidik sudah memanggil saya sekali, kalau tak salah saya dipanggil hari Selasa lalu, dalam pemeriksaan saya diminta keterangan sebagai saksi. Karena itu merupakan kewajiban warga negara yang harus diikuti, ya saya datang memberikan keterangan,"kata HS. Sedangkan DM, rekanan PT. SRA yang dihubungi melalui via ponsel tidak dapat dihubungi.(ur/snc)

HS, MN Ditetapkan Tersangka Korupsi Multimedia Disdik Bengkalis

Bengkalis ( Segmennews.com )- HS, mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdik) Kabupaten Bengkalis, resmi ditetapkan Kejaks...

Sabtu, 17 November 2012

Duri (Segmennews.com)- Hujan deras yang mengguyur Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (17/11/12) pagi membuat sebahagian ruas jalan tergenang air dan sedikit arus lalu lintas terganggu hingga tampak merangkak.

Tinggi air ditengah jalan setinggi median jalan.Kondisi ini  memaksakan kenderaan harus berjalan ekstra hati hati.

Beberapa titik menjadi langganan banjir diantaranya  Jalan Hang Tuah tepat didepan Jalan Stadion, Sementara Jalan Jendral Sudirman ditemukan di beberapa titik yaitu  didepan Apotik Tambusai, dan didepan Jalan Seroja,depan hotel Malayahatty dengan tinggi air hingga 15 sentimeter.

"Sudah sering seperti ini, terkadang sampai sampai pengendara kendaraan roda dua harus berhati hati melintasinya dikarenakan takut mogok. Belum lagi ada lobang menganga ditengah genangan air ini. Kita mintalah kepada pihak terkait agar cepat mengantisipasi genangan air ini sebelum jatuh korban jiwa,"ujar Edi , salah seorang pengendara kendaraan roda dua saat melintasi lokasi banjir.

Pantauan  utusanriau.com dilapangan, penyebab timbulnya banjir di badan jalan tersebut adalah dikarenakan  sistem drainase yang berfungsi  dan bahkan ada diantaranya yang sama sekali tidak mempunyai drainase.(urc/sn)

Jalan Utama Duri Digenangi Air

Duri ( Segmennews.com )- Hujan deras yang mengguyur Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (17/11/12) pagi membuat sebaha...

Rabu, 14 November 2012

Arjuna Meghanada
Bengkalis (Segmennews.com)- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis menargetkan pekan depan, menetapkan sejumlah tersangka diyakini terlibat dugaan korupsi Pengadaan Sistem Pembelajaran Multi Media IPA SD/MI, Fisika SMP/MTs, Fisika SMA/MA pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tahun Anggaran (TA) 2005 silam, senilai Rp 4.028.001.000.

Dari sebanyak 19 saksi yang telah dilakukan pemeriksaan secara intensif, Tim Penyidik Kejari Bengkalis saat ini telah mengantongi sejumlah calon tersangka yang bakal ditetapkan tersebut.

“Sudah sebanyak 19 saksi yang kita periksa secara intensif. Kita juga sudah kantongi beberapa nama, akan tetapi masih perlu pendalaman sedikit lagi. Dalam waktu dekat, mungkin pekan depan kita akan tetapkan tersangkanya,” ungkap Kepala Kejari Bengkalis Mukhlis melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Arjuna Meghanada, saat berbincang-bincang dengan di Bengkalis, Rabu (14/11/12).

Ditambahkan Arjuna, dalam hal penetapan sejumlah tersangka Tim Penyidik segera menggelar perkara kepada Kepala Kejari Bengkalis. “Gelar perkara atau ekspos ini, dalam rangka menetapkan tersangka akan kita lakukan sepulangnya Pak Kajari dari Diklat.” katanya lagi.

Informasi tambahan, kasus dugaan korupsi penyimpangan anggaran atau markup Pengadaan Sistem Pembelajaran Multi Media IPA SD/MI, Fisika SMP/MTs, Fisika SMA/MA pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga TA 2005 silam, senilai Rp 4.028.001.000, diduga tidak sesuai dengan mekanisme proses pengadaan, sebagaimana Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 80/2003 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Indikasi yang ditemukan adalah adanya selisih harga dalam dokumen penawaran dengan spesifikasi Compact Disk (CD) yang diserahkan oleh rekanan atas nama PT SRA ke Disdiknas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis.

Berdasarkan hasil audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau Nomor : LHHI-354/PW04/5/2010 tanggal 29 Desember 2010. Anggaran pengadaan sistem pembelajaran multi media tersebut, ditemukan adanya dugaan penyimpangan penggunaan anggaran, mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 2.519.493.702. (rtc/snc)

Jaksa Kantongi Sejumlah Tersangka Korupsi Disdik Bengkalis

Arjuna Meghanada Bengkalis ( Segmennews.com) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis menargetkan pekan depan, menetapkan sejumlah tersangk...

Kamis, 08 November 2012

Bengkalis (Segmennews.com)– Jemaah Haji asal Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 11 menurut jadwal akan tiba di Batam, Sabtu (10/11). Sementara itu, satu orang JH  asal Kecamatan Bantan, Juni, masih dirawat di BPHI Mekkah dan belum bisa dipastikan keberangkatannya bersama kloter 11.

Kepala Bagian Kesra Setdakab Bengkalis, H Imam Hakim mengatakan, Pemkab Bengkalis sudah mempersiapkan diri untuk melakukan penyambutan ketibaan para JH asal Kabupaten Bengkalis tersebut. “Insyaallah tanggal 9 besok kita sudah meluncur ke Batam,” ujar Imam ditemui di Kantor Bupati Bengkalis, Kamis (8/11).

Dikatakan, kalau keberangkatan JH kloter 11 tersebut sesuai dengan jadwal, maka diperkirakan akan tiba di Batam sekitar pukul 10.30 WIB. Pada tanggal 8 Nopember sesuadah Subuh sampai dengan pukul 10 WAS, JH sudah melaksanakan tawaf wada’ (tawaf perpisahan) dan sesuai jadwal akan diberangkatkan menuju Jeddah pada pukul 2.30 WAS.

Selanjutnya pada tanggal 9 Nopember pukul 14.30 diantar menuju bandara King Abdul Aziz Jeddah dan rencana akan diberangkatkan ke tanah air (Batam,red) pukul 22.30 WAS. “Diperkirakan jemaah haji akan tiba di Batam pada pukul 10.30 WIB,” ujar Imam seraya menambahkan bisa saja jadwal berubah karena jalur penerbangan kepulangan JH sangat padat.

Hal senada diungkapkan Kepala Kementrian Agama Kabupaten Bengkalis, H Jumari yang tergabung dalam Kloter 11 melalui pesan singkatnya. Dikatakan, pada tanggal 7 Nopember pukul 13 WAS penimbangan barang dan langsung dibawa ke Jeddah. Berat barang bawaan ukuran koper besar 32 Kg dan di larang memasukkan air zamzam ke dalamnya. Air zamzam akan diberikan kepada JH menggunakan Saudi Air Line 10 liter yang sebelumnya hanya 5 liter.

Dikatakan satu orang JH  asal Kecamatan Bantan, Juni, masih dirawat di BPHI Mekkah dan belum bisa dipastikan keberangkatannya bersama kloter 11. “Mari kita doakan bersama semoga Pak Juni bisa sembuh dan berangkat pulang bersama dengan Jemaah Haji kloter 11 lainnya,” ujar Jumari.(ur/snc)

Sabtu, Jemaah Haji Bengkalis Tiba di Batam

Bengkalis ( Segmennews.com )– Jemaah Haji asal Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 11 menurut jadwal akan tib...
Bengkalis (Segmennews.com)- Bupati Bengkalis Herliyan Saleh meradang di Jambatan Sungai Dukuh, yang menghubungkan antara Desa Tanjung Punak ke Desa Kadur, Kecamatan Rupat Utara saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker). Pasalnya, saat bupati meninjau lokasi pembangunan Jambatan, ternyata belum ada pengerjaan sama sekali.

Belum dimulainya pekerjaan oleh kontraktor, sementara Surat Perintah Kerja (SPK) telah keluar. Hal itu  membuat orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis ini kecewa. Padahal, bupati tidak tega melihat masyarakat melintasi Jambatan yang menghubungkan Kecamatan Rupat Utara dan Rupat itu yang tak layak lagi digunakan.

"Bagaimana kerjanya ini. Kasihan kita melihat masyarakat menyeberangi Jambatan. Tolong panggilkan kontraktornya, saya mau bicara," kata bupati di Jambatan itu saat Kunker ke Kecamatan Rupat Utara belum lama ini.

Tidak puas sampai disitu, bupati langsung mengotak-atik henphon genggamnya, dan langsung menelepon Satauan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait yang menangani Jambatan tersebut. Dalam telepon itu, bupati menegaskan agar Jambatan itu secepatnya dikerjakan. Dan bupati sempat menyebut beberapa hal terhadap yang diteleponnya.

"Ini kok belum dikerjakan. SPKnya kapan keluar? Kontraktornyapun tidak ada dilapangan. Saya sekarang di Jambatan ini. Tolong secepatnya dikerjakan, karena ini dibutuhkan masyarakat," tegas bupati terdengar tengah menelepon.

Tak lama berselang, bupati memerintahkan salah satu rombongan untuk memanggil kontraktor atau pekerja. Akhirnya salah seorang mandor proyek datang menghampiri orang nomor satu di Pemkab Bengkalis itu. Pada pekerja itu, bupati mempertanyakan kapan Jembatan itu dikerjakan. Apakah sudah mulai atau belum.

"Tolong segera kerjakan. Karena masyarakat sangat membutuhkan Jambatan ini. Kalau tidak saya akan beri Surat Peringatan (SP1). Apalagi dengan sisa waktu yang ada. Saya minta kerjakan semaksimal mungkin," tuntas bupati sambil berlalu.

Pantauan dilapangan, Jambatan yang ada saat ini hanya terbuat dari kayu berukuran hanya untuk kenderaan roda dua (sepeda motor-red). Bahkan, dibagian lantai Jambatan, papan terlihat banyak yang bolong. Sementara, di ujung Jambatan telah terlihat material berupa onggokan pasir dan bangunan tempat penyimpanan material. (ur/snc)

Jembatan Belum Dikerjakan, Bupati Bengkalis Meradang

Bengkalis ( Segmennews.com )- Bupati Bengkalis Herliyan Saleh meradang di Jambatan Sungai Dukuh, yang menghubungkan antara Desa Tanjung Puna...

Jumat, 02 November 2012

Bupati Bengkalis Herliyan Saleh
Duri (Segmennews.com)- Petugas Dinas Pasar dan Pedagang Bengkalis diimbau untuk tetap menjaga kebersihan, keindahan, ketertiban dan keamanan di pasar. Hal ini disampaikan Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh, beberapa waktu lalu saat meninjau kesiapan pasar tradisional dalam mewujudkan program Pemerintah menjadikan Kota Duri yang bersih, hijau.

Herliyan tak henti-hentinya meminta sekaligus mengimbau seluruh pedagang di Kota Duri agar senantiasa menjaga kebersihan, ketertiban dan keindahan pasar dengan menyediakan tempat sampah sementara seperti kantong plastik atau karung (goni). Ia juga mengingatkan para pengunjung agar membuang sampah pada tempatnya.

Semua lorong harus dipantau, berikan perhatian khusus pada saluran drainase yang tersumbat, yang menimbulkan tidak nyamannya para pengujung maupun pedagang. Jika telah dilakukan, hal tersebut tidak lain untuk memberikan kesan kenyamanan terutama kepada para pengunjung yang hendak berbelanja.

Selain itu Bupati mengatakan, kebersihan, ketertiban dan keindahan pasar harus terus senantiasa dilakukan.

"Untuk itu diminta kesadaran dari para pedagang terutama kepada seluruh masyarakat Kota Duri untuk dapat bersama-sama dengan Pemerintah membangun Kota yang di cintai ini, khususnya di bidang kebersihan dan penghijauan. Agar dapat menjaga kebersihan, penghijauan, ketertiban dan keidahan di lingkungan masing-masing," katanya. (utr)

Bupati Bengkalis Minta Pasar Ditata Rapi

Bupati Bengkalis Herliyan Saleh Duri ( Segmennews.com )- Petugas Dinas Pasar dan Pedagang Bengkalis diimbau untuk tetap menjaga kebersih...

Rabu, 31 Oktober 2012


Duri (Segmennews.com)- Warga Jalan Baruna, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Bukit Timah, Kota Dumai, RR (28) juga menjabat PNS Kota Dumai tertangkap tangan membawa sabu-sabu satu paket besar dan lima paket sedang bernilai Rp 8,5 juta, saat ini tersangka diamankan di Mapolres Bengkalis.

Dikatakan, Kapolres Bengkalis AKBP Toni Ariadi SH MH, melalui Kasat Narkoba AKP Willy Kartamanah, Rabu (31/10) bahwa tersangka RR ditangkap hari Sabtu (27/10) kemarin sekitar pukul 15:30 Wib di Jalan Diponegoro, Kecamatan Bengkalis saat akan mengantarkan narkotika jenis sabu-sabu.

Pengakuan RR sabu satu paket besar dan lima paket sedang, senilai kurang lebih RP 8,5 juta rupiah rencananya akan di antarkan kepada Hd alias And saat ini "Buron".

Diterangkan Willy, bahwa tersangka merupakan sindikat atau jaringan pengedar narkoba di wilayah Dumai, Selat Panjang (Kepulauan Meranti) dan Bengkalis.

"Ya, tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Bengkalis untuk penyidikan lebih lanjut. Tersangka RR dijerat pasal 112 ayat 1 dan pasal 114 ayat 1 dengan ancaman kurungan penjara maksimal 20 tahun penjara," ungkap Wily. (kir/ur)

PNS Dumai Tertangkap Tangan Membawa Sabu-sabu senilai Rp 8,5 juta

Duri ( Segmennews.com )- Warga Jalan Baruna, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Bukit Timah, Kota Dumai, RR (28) juga menjabat PNS Kota Duma...

 

berdaulat.co © 2015 - Blogger Templates Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com